TO’SIBA Peringati Maulid Nabi

NABIRE - Bertempat di kediaman H. Hasan Isma’il, Minggu (16/2), Persatuan Warga Sinaji Bulukumba (TO’SIBA) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam sambutanya, Ketua TO’SIBA, Muhamad Nasir mengajak untuk menggunakan akal pikiran yang sehat dalam berpikir dan bertindak. Dengan kata lain, Allah SWT memberikan dua telinga, dua mata. Apabila mendengar dan melihat suatu keadaan jangan hanya menggunakan salah satu saja, tetapi gunakan keduanya agar tidak menjadi duri dalam dada.

 

Ujarnya, terlebih alangkah bijaknya apabila menggunakan mata hati kemudian dipikirkan secara arif dan juga mengedepankan nilai-nilai Si-pakainge, Si-pakatau, nennia Si-pakalebbi (saling mengingatkan, saling menghormati dan saling menghargai) dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini jangan jadi kata lontara yang indah didengar namun tidak dapat dilaksanakan,” imbuhnya.

Ungkapnya, sebab sering terjadi, kita hanya mau tahu hasil yang telah diperoleh, menikmati kerja keras orang lain tanpa melihat apalagi menghargai proses yang telah diperjuangkan. Pihaknya yakin bahwa kita sepakat bahwa proses jauh lebih berharga dibandingkan hasil yang dicapai.

Sementara itu Ketua KKSS Kabupaten Nabire, H.Suarno Madjid,  dalam sambutannya mengatakan, tahun 2014 ini tahun politik.

“Jangan sampai bercerai berai, saling sikut. Paling tidak harus kembali pada visi dan misi KKSS, karena da gejala karena tahun politik boleh dibilang ada sejumlah program KKSS menjadi mandeg,” ungkapnya.

“Saya merasa bersyukur TO’SIBA tidak terpengaruh dengan tahun politik. Saya mengapresiasi pada TO”SIBA, karena dengan kebersamaanya dapat melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Saya berharap badan pilar KKSS yang lain dapat mencontoh TO’SIBA. TO’SIBA melaksanakan kegiatan ini terus berjalan setiap tahun tanpa terpengaruh suhu politik,” tuturnya.

Ustadz H. Alimudin Umar Pengurus Ikatan mubaligh Al-Markaz Al-Islamiy Centre dan Imam Besar Masjid Darussalaam Makassar Sulawesi Selatan, dalam ceramah agamanya mengatakan, seyogyanya kembali pada tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan yakni pertautkan hati yang retak, jalin persatuan dan kesatuan antar sesame manusia.

Terangnya, Rosulullah SAW adalah pemimpin untuk semua umat, tidak hanya satu golongan saja. Tetapi Rosulullah Muhammad SAW mampu mempersatukan kaum Anshar dan Kaum Muhajirin untuk membangun Islam.

Dalam kesempatan itu Ustadz Alimudin mengajak TO”SIBA khususnya umumnya warga KKSS untuk tidak saling sikut menyikut hanya karena beda pandangan dan pilihan.

“Jadikan perbedaan sebagai sebuah kekuatan,” katanya.

Dalam peringatan Maulid Nabi itu dilaksanakan pemberian santunan bagi 30 anak yatim, yang dananya dari BAZ Nabire yang diserahkan oleh Ketua PHBI Kabupaten Nbaire La Halim,S.Sos ditambah santunan dari spontanitas jama’ah/undangan.

Hadir dalam acara tersebut, perwakilan Kapolres Nabire, Ketua Dewan Pakar KKSS Kabupaten Nabire, Amirullah Hasyim, Ketua IWSS Hj.Katerin Maruanaya Jabal Nur Ketua Badan Pilar Otonom KKSS, Ketua Kerukunan Gorontalo (KKG), Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) danKetua  Himpunan Keluarga Maluku Utara (Hiksarmu). (iing elsa)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2