KKR dan Seminar Doa Pemulihan Nabire, Digelar

NABIRE - Bertempat di aula Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Nabire, Pdt. Rev. Melkysedek, S.Th, Jumat (21/2) membuka KKR dan seminar doa untuk pemulihan Nabire. KKR dan seminar ini, JKI NPCC Sion Ministry Papua bekerja sama dengan Gereja Jemaat JKI Batu Karang Mulia. Kegiatan ini dihadiri hamba-hamba Tuhan dan jemaatnya.


Pdt. Rev. Melkysedek S.Th, dalam kohtbahnya mengatakan KKR dan seminar ini tujuannya doa untuk pemulihan masyarakat Nabire. Karena agama dan pemerintah tidak bisa dipisahkan oleh siapapun, hanya kecuali Yang Maha Kuasa oleh karena revitalisasi dari Tri panggilan gereja juga merupakan wujud pengagungan kita kepada Tuhan Yesus Kristus. Selain itu merupakan sarana penggemblengan jemaat untuk meningkatkan iman dan percaya. Sehingga diharapkan dalam semua aspek kehidupan, akan terlalu berpedoman kepada firman-firman Tuhan.
Kegiatan KKR dan seminar yang digelar sangat sesuai kondisi yang dialami oleh bangsa ini dan berbagai daerah lainnya di Indonesia. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai krisis multidimensional antara lain, maraknya praktek korupsi, perdagangan narkoba, ilegal loging, mafia hukum, perdagangan manusia, penimbunan BBM dan sebagainya. Hal ini mengindikasikan masyarakat sudah tidak mematuhi lagi norma agama, norma hukum maupun norma sosial yang berlaku.
Untuk keluar dari krisis multidimensi ini, injil mengajarkan harus dengan pertobatan.  Melalui doa dan pertobatan sejati, manusia akan dibebaskan dari belenggu dosa, kembali untuk hidup kudus dan beroleh kehidupan yang kekal di dalam kristus.
“Melalui momentum KKR dan seminar, saya berharap semoga menjadi alat yang dipakai oleh Tuhan untuk memperbarui iman melalui jaringan doa sekotawi, sebagaimana dalam  2 tawarikh pasal 7 ayat 14 yang berbunyi dan umatku yang atas namaku disebut, merendahkan diri, berdoa, dan mencari wajahku, lalu berbalik dari jalan-jalan yang jahat, maka aku akan mendengar dari surga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka,” tuturnya.
Kiranya melalui kegiatan ini, Tuhan akan memulihkan Nabire, serta diberkatinya umat-umat Tuhan. Sehingga umat kristiani benar-benar hidup selaras dengan kehendak Allah, yang membawa pada perubahan perilaku yang positip sebagai modal utama membangun daerah yang kita cintai ini.
Selain itu kegiatan KKR dan seminar ini diharapkan dapat meningkatkan rasa persatuan dan persaudaraan sesama warga kristiani, membina jalinan kasih dengan sesama dan mewujudkan toleransi kehidupan beragama serta mewujudkan Nabire sebagai zona damai, tempat dimana masyarakat yang majemuk hidup berdampingan secara harmonis, rukun dan damai. (modes)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2