Pratama A Sabet Juara I Beregu Papuapos Nabire Cup 2013

NABIRE – PB Pratama A akhirnya berhasil menyabet juara I kejuaraan bulutangkis Papuapos Nabire Cup 2013. Di partai final yang digelar Sabtu (9/2), Pratama A unggul saat bertarung melawan PB Rajawali.


Jalannya pertandingan putaran final, Pratama A menurunkan ganda pertama Ari P/Wawan sementara Rajawali menurunkan pasangan Irbas/Alex. Di set pertama, saling kejar raihan poin terjadi dan pertadingan pun terlihat cukup ‘memanas’ pada laga yang dipimpin wasit Fajar. Suporter kedua tim yang bermain tak kalah serunya saat mendukung pasangan yang sedang bertanding. Perjuangan pasangan Ari P/Wawan akhirnya membuahkan hasil, setelah berhasil mencuri kemenangan pada set pertama partai final itu dengan skor 21-14. Di set kedua, pasangan Irbas/Alex pun harus mengakui keunggulan pasangan Ari P/Wawan, dengan skor akhir set kedua 21-10 untuk kemenangan pasangan pertama Pratama A.
Di partai ganda kedua, Rajawali menurunkan pasangan Nino/Subi sementara Pratama A menurunkan Kiki/Agus. Di set pertama, pasangan Kiki/Agus berhasil menyudahi pertandingan dengan skor 21-12. Dan di set kedua,lagi-lagi pasangan Kiki/Agus mengakhiri pertandingan dengan kemenangan skor 21-18. Dengan kemenangan ganda kedua dari Pratama A, sekaligus mengantar Pratama A merebut juara I Papuapos Nabire Cup 2013.

Rajawali Juara II, Bhayangkara A Juara III

Kalah di partai final saat menghadapi PB Pratama A, akhirnya PB Rajawali harus puas berada di posisi kedua Papuapos Nabire Cup 2013.
Sementara itu, perebutan juara III mempertemukan PB Prima A versus PB Bhayangkara A. Bermain di GOR Kotalama Sabtu malam, kedua tim ini memiliki peluang yang sama.
Pantauan saat jalannya pertandingan, pertarungan Prima A versus Bhayangkara A dipimpin wasit Hendra Sianipar. Set pertama, Prima A menurunkan pasangan Chaly/Tri sementara Bhayangkara A menurunkan pasangan Bahri/Listio. Awalnya, pertandingan di set pertama ini begitu menarik. Saling kejar poin terjadi di awal set pertama itu. Hanya saja, salah satu pemain Bhayangkara A, Listio, cedera saat pertandingan tengah bergulir. Mendapat perawatan sejenak di luar lapangan, namun tidak merubah kondisinya. Dengan terpincang-pincang, Listio masih terus melanjutkan pertandingan.  Hingga akhirnya di set pertama harus menerima kekalahan dengan skor 21-17.
Di set kedua, cidera yang diderita Listio sepertinya kian menjadi. Terlihat permainan sudah tidak berimbang lagi. Tak banyak yang bisa dilakukan pasangan pertama Bhayangkara A saat menghadapi serangan dari pasangan Chali/Tri. Hingga akhirnya di set kedua pun pasangan pertama Bhayangkara A harus mengakui keunggulan pasangan Prima A dengan skor 21-7.
Partai pasangan kedua memperebutkan juara III, Prima A menurunkan Fajar/Ancha sementara Bhayangkara A menurunkan Noldi/Munsar. Di partai kedua ini pasangan Noldi/Munsar harus berjuang habis-habisan untuk memenangi pertandingan. Karena jika pasangan kedua ini kalah, sudah barang tentu predikat juara III jatuh ke tangan Prima A.
Di set pertama persaingan begitu ketatnya, kejar mengejar poin terjadi dari awal hingga penghujung laga. Dengan perjuangan keras akhirnya pasangan Noldi/Munsar menyudahi set pertama dengan kemenangan skor 27-25. Di set kedua, atmosfer pertandingan begitu memanas. Saling kejar poin terus terjadi pada laga kedua pasangan ini. Dan akhirnya pasangan Noldi/Munsar mampu mempersembahkan kemenangan di set kedua dengan skor 28-26. Dengan skor 1-1, sehingga laga dilanjutkan dengan pasangan ketiga, yang merupakan partai penentu.
Di partai ketiga, Prima A menurunkan pasangan Gatot/Joshua dan Bhayangkara A menurunkan pasangan Priyo/Novi. Di set pertama diakhri dengan skor 21-12 untuk kemenangan pasangan Priyo/Novi. Dan di set kedua, lagi-lagi pasangan Priyo/Novi menyudahi pertandingan dengan kemenangan skor 23-21. Dengan kemenangan partai ketiga ini, menobatkan PB Bhayangkara A merebut juara III Papuapos Nabire Cup 2013. (ros)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2