Pelatihan SIPKD Berbasis Web, Upaya Pencapaian Opini WDP

NABIRE – Pelatihan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) berbasis web Tahun Anggaran (TA) 2014 yang dibuka Bupati Nabire, Senin kemarin untuk seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Setda Kabupaten Nabire merupakan upaya pembenahan Laporan Keuangan (LK) daerah dan dalam rangka pencapaian opini pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

 

Hal ini seperti terang Bupati Isaias Douw, S.Sos kemarin disela-sela kegiatan pembukaan pelatihan SIPKD berbasis web TA 2014 bagi seluruh entitas keuangan daerah bertempat di Aula Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Nabire. 

Pelatihan sistem informasi pengelolaan daerah berbasis web, jelas bupati, merupakan  sarana yang harus dan wajib diikuti oleh seluruh aparatur pengelola keuangan daerah, agar  penata-usahaan dan pengelolaan keuangan daerah dapat disusun secara cermat, baik dan benar serta tepat waktu. 

“Melalui pelatihan ini, dapat diketahui pengelolaan keuangan yang dapat diaplikasikan secara on-line, mulai dari mekanisme pencairan dana, pertanggungjawaban sampai dengan pelaporan keuangan,” harapnya.

Untuk itu, tekan bupati saya perintahkan untuk  mengikuti kegiatan ini sampai dengan selesai, sehingga saudara dapat mengerti dan memahami serta mampu mengaplikasikannya di unit kerja masing-masing sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, yang diubah kedalam Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 dan selanjutnya Permendagri Nomor 27 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2014,

“Kita semua berharap pengelolaan keuangan daerah kedepan akan semakin transparan, akuntabel, tertib administrasi, tertib fisik dan tertib waktu sehingga pengelolaan keuangan Kabupaten Nabire dapat keluar dari opini tidak wajar menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP),” tambahnya.

Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nabire, Dra. Endah Purwatiningsing mengatakan pelatihan SIPKD berbasis web ini untuk memberikan pembekalan kepada aparatur pengelola keuangan dan khususnya kepada PPK dan Bendaharawan untuk dapat melakukan proses pencairan dana sampai dengan pertanggung jawaban dan pembuatan laporan keuangan dengan cepat, tepat dan benar secara on line.

Diluar itu, kegiatan pelatihan ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik di bidang keuangan daerah dengan berpedoman pada peraturan perundangan yang berlaku secara tegas, sehingga Penyusunan Laporan Keuangan TA 2013 dari masing-masing SKPD segera dapat terselesaikan dengan baik dan benar yang kemudian nantinya hasil dari pelatihan ini dapat diimplementasikan menjadi laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Nabire TA 2013.

Sementara itu, Kabid Anggaran BPKAD Nabire, Slamet, SE,M.Si, dikesempatan berbeda sebelumnya menjelaskan untuk mencapai opini Wajar Dengan Pengecualian perlu adanya kerja keras seluruh entitas pengelola keuangan di daerah pada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada dilingkungan Setda Nabire.

Kiatnya untuk mencapai opini terkait laporan keuangan apakah itu Wajar Dengan Pengecualian ataukah Wajar Tanpa Pengecualian atau dibawah opini serta diatas lainnya tersebut, itu bukan hanya dikarenakan kerja keras orang atau pihak keuangan di daerah saja, melainkan membutuhkan kerja keras seluruh entitas pengelola keuangan yang ada di Kabupaten Nabire.

Mengapa kami perlu menyampaikan bahkan menekankan disini terkait hal ini, tanya Kepala Bidang Anggaran BPKAD Nabire ini? karena, untuk mencapai opini Wajar Dengan Pengecualian perlu kerja keras semua entitas pengelola keuangan Kabupaten Nabire yang ada di setiap SKPD dilingkungan Setda Nabire. Sehingga setelah ditetapkan laporan keuangan nanti, kemudian selanjutnya menjadi laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Nabire tahun anggaran 2013 itu sudah dalam keadaan baik.

Dengan harapan, imbuhnya, laporan keuangan di tahun tersebut penilaian terhadap opini BPK RI menjadi naik, yang sebelumnya dari tidak menyatakan pendapat menjadi Wajar Dengan Pengecualian atau WDP. “Diatas disclamer dengan tindak menyatakan pendapat, optimis tahun ini opini WDP. Yang keinginan ini harus didukung semua entitas, dengan harapan laporan keuangan di tahun-tahun mendatang menjadi tepat, cepat dan benar menuju opini yang lebih baik lagi,” akhirnya.(wan)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2