Kerjasama Pemda Intan Jaya dan PLN Wilayah Papua, Ditandatangani

BIAK - Bertempat di aula pertemuan PT. PLN Cabang Biak, Kamis (14/2), pemerintah Kabupaten Intan Jaya yang diwakili Wakil Bupati Intan Jaya, Pendeta Yaan R. Kobogayau, S.Th, M.Div melakukan penandatanganan kerja sama KSO sistim kelistrikan bersama General Manager (GM) PT. PLN Wilayah Papua, Robert Sitorus.


Penandatangan antara pemerintah Kabupaten Intan Jaya dan PT. PLN Wilayah Papua ini disaksikan Kepala Operasi Indonesia Timur PT. PLN (Persero), Vickner Sinaga dalam acara peresmian sarana kelistrikan dan program unggulan PT. PLN wilayah Papua dan Papua Barat tahun 2013. Dan juga peluncuran buku yang berjudul,”PLN Indonesia Timur Melayani Lebih Sungguh”.
Usai penandatangan KSO, GM PT. PLN Wilayah Papua, Robert Sitorus kepada Papuapos Nabire mengatakan, langkah pertama yang diambil setelah penandatangan KSO ini, petugas PT. PLN akan melakukan kegiatan turun lapangan atau survey.  Sebab saat ini pemerintah Kabupaten Intan Jaya telah membeli mesin pembangkit tenaga diesel (PLTD) dan informasinya telah dilakukan pemasangan jaringan kabel. Sehingga dalam KSO ini pemerintah Kabupaten Intan Jaya menyiapkan mesin, sementara PT. PLN menyiapkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Untuk menjawab hal ini dalam waktu dekat PT. PLN wilayah Papua akan menugaskan petugas dari PT. PLN terdekat yaitu PT. PLN Rayon Nabire untuk turun langsung ke Sugapa. Setelah kegiatan survey dilakukan bersama petugas PT. PLN yaitu petugas yang menentukan apakah PLTD dan pemasangan jaringan kabel yang ada di Sugapa itu sudah layak dioperasikan atau tidak, sehingga petugas ini akan melakukan survey langsung di mesin maupun pada sistim penyambungan kabel.
“Kalau semua sudah oke barulah bisa mesin tersebut dioperasikan atau dinyalakan listriknya,” tutur Sitorus.
Untuk itu sebagai GM PT. PLN Wilayah Papua, dirinya menilai Kabupaten Intan Jaya merupakan salah satu kabupaten pemekaran yang baru dilakukan pemekaran dan bupati dan wakil bupati pun baru terpilih. Namun langkah yang diambil oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih sangat tepat. Pada awal kepemimpinan sudah memprioritaskan listrik sebagai jawaban program awal pembangunan bagi masyarakat.
Sebagai GM PT. PLN Wilayah Papua tetap akan mendukung apa yang menjadi keinginan dan program pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Natalis Tabumi, SS, M.Si dan Wakil Bupati, Pendeta Yaan R. Kobogayau, S.Th, M.Div.  Agar di masa mendatang ada listrik yang menyala di seluruh wilayah Kabupaten Intan Jaya. Baik itu di tingkat distrik hingga ke kampung.
“Sayapun memberikan acungan jempol kepada Bupati dan Wakil Bupati yang mana lebih memprioritaskan penerangan listrik dalam program pembangunan. Ini berarti pemerintah ingin ada cahaya yang menerangi pemerintah dan masyarakat, barulah pembangunan dapat dimulai. Karena sudah ada setitik cahaya untuk menerangi mereka di sana berjalan, membuat program dan kebijakan pembangunan bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Intan Jaya, Pendeta Yaan R. Kobogayau, S.Th, M.Div menambahkan, diharapkan setelah penandatangan KSO ini pihak PT. PLN harus ke Sugapa untuk melakukan survey terhadap mesin PLTD yang ada. Karena ini langkah yang diambil antara pemerintah dan PT. PLN demi masyarakat yang ada. Untuk itu pemerintah hanya bisa menunggu langkah selanjutnya dari PT. PLN. Karena ada kesepakatan lain lagi yang akan dilakukan, namun pemerintah berhadap ada kegiatan survey dan kesepakatan-kesepakatan lain yang akan ada itu akan secara langsung dilakukan di ibu kota Kabupaten Intan Jaya setelah dilakukan survey.  Agar benar-benar kesepakatan itu ada bukti nyata yang langsung juga diketahui oleh masyarakat.
Sebab program kerja sama sistim kelistrikan yang dilaksanakan antara pemerintah Kabupaten Intan Jaya dan PT. PLN Wilayah Papua ini sebagai salah satu program kerja seratus hari Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
“Kami ingin agar masyarakat dan pemerintahan yang ada bisa berjalan optimal yang didukung dengan fasilitas penerangan listrik. Dan untuk pemasangan sambungan listrik di ibu kota kabupaten atau di Distrik Sugapa, akan dilakukan pendataan baik itu ke rumah masyarakat, rumah pegawai dan juga kantor–kantor pemerintah. Tugas ini akan dikerjakan oleh Kepala Distrik Sugapa dan juga instansi teknis terkait,” tuturnya. (Erens E. Rumbobiar)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2