Dinas Pendidikan Belum Pertanggungjawabkan Dana 7 M Lebih ?

NABIRE – Dana tahun anggaran 2012 di Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, ternyata masih ada 7 milyar rupiah lebih yang belum dipertanggungjawabkan. Pelaksana tugas dinas ini diharapkan untuk menyelesaikan pertanggungjawabannya. Karena jika tidak dipertanggungjawabkan, bisa saja persoalan ini akan ditangani secara hukum.


Hal ini seperti dikemukakan Sekda Nabire, Drs. Adauktus Takerubun, saat memberikan sambutannya pada acara serah terima jabatan sekretaris dan kepala bidang di lingkungan Dinas Pendidikan Nabire, Kamis (14/2) kemarin.
“Ada juga temuan BPK di sekolah yang belum dipertanggungjawabkan, itu harap diperhatikan. Ini masalah pertanggungjawaban saja, kalau tidak diselesaikan maka dari kantor keuangan akan di-lpj-kan untuk setor ke kas negara. Jika sudah di-lpj-kan dan yang bersangkutan tidak setor ke kas negara, akan berurusan dengan aparat hukum,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Sekda Takerubun juga sempat menyinggung soal dana BOS. Ditegaskan Sekda, dana BOS itu dialokasikan untuk penyelenggaraan pendidikan di sekolah-sekolah dan bukan dana milik kepala sekolah.
“Beberapa waktu lalu ada persoalan yang berkaitan dengan dana BOS. Ada persoalan dana BOS yang berimbas adanya guru yang tidak mau mengajar. Persoalan-persoalan seperti ini harus dibicarakan dengan baik, sehingga tidak mengganggu proses pendidikan di sekolah,” tegas Sekda Takerubun.
Sekda Takerubun juga mengingatkan kepada Dinas Pendidikan bahwa ujian sudah semakin dekat. Untuk mempersiapkan itu diharapkan Dinas Pendidikan bisa mengatur dengan baik. Sekda Takerubun mewanti-wanti jangan sampai terjadi seperti tahun sebelumnya. Hingga sampai sudah selesai ujian namun belum dibayar haknya. “Sampai saya suruh inspektorat periksa bendahara,” tambahnya.

Sertijab Tindak Lanjut Pelantikan

Dikemukakan Sekda Takerubun, acara serah terima jabatan ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan pejabat yang baru-baru ini telah dilaksanakan. Dilakukannya serah terima jabatan ini dengan tujuan agar tugas-tugas pelayanan bisa berjalan dengan baik.
Dikatakan Sekda Takerubun, misi Bupati Nabire dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), salah satunya adalah meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Untuk meningkatkan SDM, tentu tidak terlepas dari keberadaan Dinas Pendidikan karena dinas ini merupakan dapur yang melayani sekolah-sekolah.
“Oleh karena itu saya berharap dengan dilakukannya serah terima jabatan, walaupun belum ada kepala dinas, diharapkan kerjasama dari semua komponen sehingga misi yang diemban dapat terwujud,” tuturnya.
Sekda juga mengharapkan agar Dinas Pendidikan selalu memberikan pelayanan prima kepada sekolah-sekolah yang ada di daerah ini.
Dikatakan Sekda Takerubun, organisasi itu ada kepala ada anggota. Dalam sebuah organisasi, anggota mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing. Tidak ada istilah anggota satu lebih penting dari anggota lainnya, namun semua mempunyai peran untuk saling membantu sehingga organisasi itu tujuannya dapat terwujud. Harap kerjasama agar pelayanan ke masyarakat, sekolah, serta pelayanan terhadap para guru dapat berjalan dengan baik.
Lebih lanjut dikatakan Sekda Takerubun, dalam tugas ada hak dan kewajiban. Dirinya menilai ada sejumlah pihak yang selama ini terlalu menuntut hak sementara kewajibannya nol. Harusnya jalankan kewajiban supaya bisa mendapatkan hak, ada berimbang antara hak dan kewajiban.
“Tugas pendidikan tugas kemanusiaan, kita beri pelayanan didik anak bangsa untuk negara lebih baik ke depan. Saya berpesan agar hak-hak sekolah dan guru diperhatikan agar fokus dalam tugas,” ucap Sekda Takerubun. (ros)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2