APBD Intan Jaya Disusun Dengan Semangat Perubahan

SUGAPA - Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Ddaerah (RAPBD) yang telah ditetapkan menjadi APBD Kabupaten Intan Jaya, disusun dengan semangat perubahan. Diupayakan dengan sungguh-sungguh, dengan secermat-cermatnya, agar konsisten dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya.

 

Hal ini seperti dikatakan Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, saat Rapat Paripurna DPRD Intan Jaya dalam rangka penetapan RAPBD menjadi APBD Kabupaten Intan Jaya tahun 2013, di gedung DPRD Intan Jaya di Sugapa, Senin (18/2) kemarin.

Lebih lanjut dikatakan Bupati Natalis Tabuni, postur APBD yang telah ditetapkan, sudah disusun sesuai dengan skala prirotas belanja publik melalui strategi dasar, kebijakan dasar, prinsip-prinsip dasar dan agenda-agenda utama pembangunan. Yang nantinya akan menjadi bagian dari RPJMD Kabupaten Intan Jaya.

Hal ini telah dirancang secara bersama dengan panitia anggaran DPRD untuk dipersembahkan kepada seluruh rakyat Intan Jaya. Yaitu semangat anggaran yang berpihak untuk melayani rakyat Intan Jaya dengan sebaik-baiknya.  Serta semangat untuk menegakkan disiplin anggaran yang berbasis kinerja secara akuntabel.

Dikatakan bupati, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) tahun 2013 dirumuskan secara cermat dengan mempertimbangkan kondisi obyektif daerah. Dengan cermat juga memperhatikan prioritas dan plafond anggaran yang telah disepakati bersama dengan DPRD Kabupaten Intan Jaya. Maka secara umum kapasitas fiskal Kabupaten Intan Jaya tahun 2013 sebagaimana tergambar pada APBD yang telah ditetapkan, akan dilaksanakan dan dimaksimalkan bersama.

Dituturkan bupati, agenda pembangunan yang akan dituangkan pada RPJMD mendatang dengan pilar utama difokuskan pada beberapa sektor. Pertama, pembangunan infrastruktur dengan fokus utama pembangunan jalan dan jembatan sampai ke Magataga, pengadaan alat berat dan peningkatan jalan, serta dukungan pembangunan infrastruktur udara dan infrastruktur lainnya. Kedua, pembangunan di bidang kesehatan dengan layanan gratis dengan kartu sehat serta program kesehatan lainnya. Ketiga, pembangunan di bidang pendidikan dengan peningkatan daya saing anak-anak Intan Jaya disertai dengan program pendukung lainnya.

Keempat, pembangunan di bidang peningkatan ekonomi masyarakat. Kelima, pembangunan di bidang kelembagaan sosial masyarakat, kelembagaan pemerintah dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

“Saya percaya, dalam rangka membangun Intan Jaya di segala bidang, haruslah memenuhi prinsip keberpihakan kepada masyarakat dengan secara tepat dan harus dapat menyentuh permasalahan pokok pembangunan yang dihadapi, secara berkeadilan. Pelaksanaan APBD akan dapat terlaksana dengan baik, dengan tetap memegang teguh prinsip-prinsip efektivitas dan efisiensi anggaran, dengan berdasarkan pada asas-asas transparansi, demokrasi, akuntabilitas dan responsibilitas.  Sehingga dengan demikian APBD yang sudah disahkan tadi akan mampu berfungsi sebagai instrumen fiskal yang sangat menentukan arah dan perkembangan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kabupaten Intan Jaya,” papar Bupati Natalis Tabuni.

Sebagai pimpinan eksekutif, bupati menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak legislatif dan jajarannya. Dirinya berharap agar kerjasama eksekutif dan legislatif yang telah terjalin dengan baik selama ini, merupakan modal dasar bersama untuk mengatasi segala tantangan dan hambatan.

Pada kesempatan itu, bupati juga mengajak pemerintah dengan semua jajarannya, semua komponen dan lapisan masyarakat, bahkan seluruh rakyat negeri Intan Jaya, untuk tegak bersatu, bergandengan tangan, bahu membahu untuk membangun Kabupaten Intan Jaya melalui kerja keras serta teguh dalam iman dan pengharapan. (ros)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2