Semua Warga Nabire Wajib Jaga Keamanan Jelang Natal

NABIRE - Salah seorang tokoh agama dan juga merupakan politisi Partai Demokrat, Petrus Asso, S.Th mengatakan, dalam memasuki bulan Natal tahun 2014, warga masyarakat Nabire, terutama para pemuda-pemuda gereja, agar bisa bersama-sama menjaga situasi keamanan Nabire. Dan tidak ikut-ikutan dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat tidak ada manfaatnya. 

Dirinya juga selaku tokoh agama, menghimbau seluruh tokoh agama yang ada di Nabire untuk mempunyai visi yang sama. Dalam arti, anak muda gereja yang ada di Nabire, harus disibukkan dengan kegiatan-kegiatan menyambut natal. Sehingga tidak keluar lingkungan gereja, serta para pemuda dan pemudi gereja lebih cenderung disibukkan dengan kegiatan yang sifatnya rohani. 

Kata Asso, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bukan saja tugas pihak kepolisian, tetapi tugas semua warga masyarakat, termasuk pemuda gereja. Pada bulan Desember, selain kegiatan natal ada juga beberapa kegiatan yang akan dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Oleh karena itu dirinya meminta kepada pemuda gereja, agar fokus pada kegiatan menyambut natal. Bukan kegiatan yang lain. Sehingga, memasuki bulan suci natal 2014, seluruh warga Nabire, khususnya warga nasrani bisa menjalankan semua kegiatan-kegiatan natal dengan penuh suka cita dan damai, sampai tahun baru 2015. 

“Kami mau semua Nabire kita aman, karena Nabire ini merupakan salah satu tempat penampungan bagi warga dari kabupaten lain. Seperti warga Puncak, Lanny, Timika, karena mungkin situasi daerah di sana kurang bagus akhirnya mereka mencari aman di Nabire. Sehingga Nabire ini harus kita jaga. Nabire ini tempat aman, anak-anak kita bisa sekolah, semua pengungsi dari mana kita tampung di sini dan Nabire tidak boleh ada sesuatu yang terjadi,” ungkapnya.

Menurutnya, selama ini keamanan Nabire juga tidak terlepas dari peran aparat keamanan, dalam hal ini pihak Kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Dirinya selaku warga Nabire mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Nabire, baik Kapolres sebelumnya, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si dan selama dirinya menjadi Kapolres di Nabire pada masa kepemimpinannya tidak ada persoalan yang menonjol yang terjadi di Nabire. Oleh karena itu, dirinya juga berharap kepada Kapolres Nabire saat ini, AKBP. H.R.Situmeang,S.Ik.,MH bisa meneruskan apa yang telah di buat oleh Kapolres sebelumnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, agar tetap dalam keadaan kondusif. Dan menurutnya, hingga saat ini pihak keamanan termasuk pihak yang berhasil menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Nabire. (cad)   

 

Mubes Cegah HIV/AIDS dan Miras Akan Digelar

NABIRE – Musyawarah Besar (Mubes) pencegahan HIV/AIDS dan pemberantasan Miras di 6 kabupaten di wilayah Meepagoo (Timika, Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya) akan dilaksanakan tanggal 17 hingga 20 November 2014 di Gereja Katolik Kristus Raja Siriwini. Menurut rencana, Mubes akan dibuka oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Pemekaran Papua Tengah Bukan Baru, Tinggal Pengesahan RUU

NABIRE – Perjuangan untuk menghadirkan satu provinsi di Tanah Papua, khususnya pemekaran Provinsi  Papua Tengah bukan hal ataupun usulan dari aspirasi yangbaru melainkan tinggal diperjuangkan dalam pengesahan dan penetapan Rancangan Undang Undang (RUU) yang akan dibahas oleh pihak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan Pemerintah Pusat dalam waktu tidak lama lagi. 

Rapat MPTPTGR Digelar

NABIRE – Rapat Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MPTPTGR), Selasa (4/11), digelar di ruang rapat Kantor Bupati Nabire. Kegiatan ini didasarkan pada Peraturan Bupati Kabupaten Nabire nomor 10 Tahun 2010 tentang pembentukan MTPTGR keuangan dan barang daerah. Rapat dihadiri Wakil Ketua MPTPTGR juga sebagai selaku Sekda Nabire, Drs. Johny Pasande, Asisten I Setda Nabire, Drs. I Wayan Mintaya, Asisten II Setda Nabire, Ir. Sukadi, Kepala Inspekturat Nabire, Sarman, S.Sos, Kasubag Evaluasi dan Pelaporan, Drs. Dahlan, dan serta peserta lainnya.

PPI, Pusat Pintu Masuk Semua Hasil Perikanan

NABIRE - Dengan dioperasikannya Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) diharapkan kedepan bisa menjadi pintu masuk semua hasil perikanan yang ada di daerah ini. Diharapkan pula memberikan standar harga penjualan ikan yang dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat dan lebih memudahkan para nelayan dalam memasarkan hasil tangkapannya.

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2