Home Papua Tengah Rumah Adat Dibangun Tangkal Miras Masuk Dogiyai

Rumah Adat Dibangun Tangkal Miras Masuk Dogiyai

suroso  Kamis, 19 Agustus 2021 8:53 WIT
Rumah Adat Dibangun Tangkal Miras Masuk Dogiyai

DOGIYAI – Germanus Goo sebagai Ketua Lembaga Dewan Adat Mee Kabupaten Dogiyai megnatakan, untuk wilayah adat Meepago untuk kedepannya akan dibangun rumah adat Mee. Rumah ada akan dibangun pada dua tempat pintu masuk ke Kabupaten Dogiyai. Masing-masing di KM 100 Distrik Bedu Siriwo, Odekomo Distrik Kamu Utara jalur dari Paniai dan Deiyai. 

Program bersama pembuatan rumah adat Mee di dua tempat itu bertujuan menjaga bersama untuk tidak mudah membawah masuk Miras di Kabupaten Dogiyai. 

Dikatakan Germanus Goo, masuknya minuman beralkohol di Kabupaten Dogiyai hanya dari dua pintu masuk, yakni melalui jalur darat dan jalur udara. Terkait hal ini, Lembaga Dewan Adat Mee, Kamu dan Mapia (Kamapi) menggelar pertemuan bersama, dipandu Lembaga Dewan Adat Mee Forum Pemuda Dogiyai, perwakilan DPRD Dogiyai, perwakilan tokoh pemuda, perempuan dan tokoh masyarakat di Aula Kingmi Digikotu beberapa waktu lalu. Pertemuan dihadiri Ketua Komisi A DPRD Dogiyai, Agustinus Tebai, Ketua Dewan Adat Mee, Germanus Goo, Ketua Forum Pemuda Dogiyai, Benny Goo.

Persetujuan bersama dalam pertemuan ini untuk menjaga dan melindungi Sitkamtibmas di Kabupaten Dogiyai. Dengan menyelamatkan adat dan budaya Mee dari Miras dan pinang yang dinyatakan bukan sebagai adat mereka. Hal itu sesuai dengan maklumat Majelis Rakat Papua nomor : o6/MRP /x11/2018. Masyarakat adat pemangku hak secara turun temurun dihargai dan dapat dilindungi. Maklumat MRP nomor : 07/MRP /ix112018, hentikan kekerasan secara terstruktur aparat penegak hukum terhadap warga asli Papua. 

Kepada para kepala distrik setempat, Germanus Goo minta untuk menjaga masyarakat Distrik Dogiyai, Kamu dan Mapia. Kepada pedagang yang sengaja menjual Miras di derah ini, Germanus Goo sampaikan secara terbuka peristiwa yang terjadi tanggal 1 Januari termasuk masalah tanggal 15 dan 16 Januari di Dogiyai. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum Pemuda Kabupaten Dogiyai, Benny Goo menuturkan, ada lima hal dalam pertemuan bersama di Mapolres Nabire. Terjadinya peristiwa yang lalu di Dogiyai. Menindaklanjuti hasil pertemuan di Mapolres Nabire diminta untuk bagaimana doa rekonsiliasi penanganannya di Dogiyai. (don) 

Polling has no value
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Paslon Terpilih
suroso  Selasa, 3 Agustus 2021 21:31
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan