Home Papua 223 Warga Paniai Terima Sertifikat Tanah Gratis, Bupati Meki : Ada Nilai Ekonomis

223 Warga Paniai Terima Sertifikat Tanah Gratis, Bupati Meki : Ada Nilai Ekonomis

suroso  Senin, 30 Agustus 2021 8:38 WIT
223 Warga Paniai Terima Sertifikat Tanah Gratis, Bupati Meki : Ada Nilai Ekonomis

PANIAI - Memiliki sertifikat tanah merupakan hal yang sangat diinginkan oleh setiap warga seantero nusantara negara ini. Termasuk masyarakat di Kabupaten Paniai. Konon harapan itu kadang terhalang berbagai sistem dan aturan yang mungkin tidak dapat dijangkau. Lebih dari itu karena keterbasan biaya yang diperlukan untuk mengusrusnya.

Tentu harapan itu selalu berbuntut walaupun warga ingin memiliki legalitas hukum terhadap sebidang tanah yang mereka miliki. Tak memungkiri banyak masyarakat selalu bertanya dan merasa kesulitan untuk mengurus sertifikat tanah, agar tanah itu selain memilik legalitas hukum, juga menjadi nilai ekonomis.

Merespon keluhan rakyat nusantara, di era pemerintahan Jokowi, meluncurkan sertifikat gratis lewat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program tersebut sejak tahun 2016 hingga saat ini (2021), memasuki tahun ke 6 (enam) sedang berjalan.

Seperti di Kabupaten Paniai, pada momentum hari ulang tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia (HUT NKRI) ke-76, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Paniai, melalui Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, Onesimus Nerotow mengakui sejak tahun 2016 pihaknya terus iplementasikan program tersebut, guna masyarakat Paniai mendapatkan sertifikat gratis lewat program PTSL.

“Sejak tahun 2016 sampai saat ini kami tarsus melayani banyak warga yang hendak mengurus sertifikat gratis, baik warga masyarakat dari Kabupaten Paniai maupun dari Kabupaten Deiyai,” terang Nerotow ketika launching hasil capaian tiga program secara bersamaan yakni Pembagian Sertifikat tanah gratis, Listrik menyalah 24 jam dan Guru Kontrak.  

Penyerahan dilaksanakan usai upaca bendara Hut RI ke 76, di halaman kontor Bupati Paniai, 17 Agustus 2021 lalu.

Kendati Nerotow, tak menyebutkan berapa warga yang mendapatkan manfaat dari program PTSL. Konon katanya pihaknya juga telah menerbitkan sertifikat untuk sarana publik seperti Sekolah, Gereja, Yayasan dan lain-lain.  “Selain masyarakat, kami juga telah menerbitkan sertifikat untuk gereja, sekolah, yayasan dan lain-lain,” ujarnya.

Untuk tahun 2021, Nerotow memberberkan, pihaknya menerima kuota hanya 700 bidan. Namun tidak hanya untuk kabupaten Paniai, tetapi diperuntukan juga bagi kabupaten Deiyai.  “Dari 700 ini kami bagi dua, Paniai ada sebanyak 223 sertifikat tanah, sedangkan selebihinya untuk Deiyai,”kata Nerotow.

Notou didampingi Bupati Paniai, Meki Nawipa dan Forkopimda kabupaten Paniai menyerahkan secara simbolis kepada 5 dari 223 warga yang sebelumnya telah mengajukan syarat untuk mendapatkan sertifikat tanah gratis melalui program PTSL.

“Hari ini, tepat pada HUT RI ke-76, kami akan menyerahkan secara simbolis kepada 5 dari 223 warga penerima sertifakat tanah gratis,”akunya, sembari emsi menyebut Alfred Yogi, Nus Tekege dan Demianus Yogi, Pit Yeimo dan Tadius Keiya mengambil tempat untuk menerima sertifakat tersebut.

Nerotow berharap, sertifakat tanah yang diserahkan tersebut pergunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan bapak ibu penerima manfaat dari program PTSL tersebut. 

“sebab sertifikat ini Negara berikan cuma-cuma kepada bapa/ibu,”pintanya.

Pada kesempat itu, Bupati Paniai, Meki Nawipa atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Paniai menyampaikan terima kasih kepada pemerintahan Jokowi dalam hal ini jajaran Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) hingga Badan Pertanahan Kabupaten Paniai, atas mengiplementasikannya program PTSL sehingga warga masyarakat kabupaten Paniai merasakan manfaatnya.

“Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat kabupaten Paniai menyampaikan terima kasih sudah membantu orang Paniai. Baik untuk masyarakat pegawai negeri siapapun yang ada di negeri ini,” ujar Bupati Meki.

Selain berterima kasih, Bupati Meki mengapresiasi kinerja BPN Paniai dalam pelaksanaan PTSL sebagai sebuah metode penyelesaian sertifikasi tanah demi kepastian hukum.

Bupati Meki menjelaskan, Sebidan tanah yang dimiliki warga masyarakat, jika memiliki sertifikat, maka tanah tersebut menjadi legal dokumen karena empunyai kekuatan hukum.

Dengan demikian, kata Bupati Meki, disisi lain sertifikat otomatis mempunyai nilai ekonomis. Pasalnya sertifakat tanah bisa digunakan sebagai jaminan untuk meminjam barang bergerak atau tak bergerak. Misalnya memincam uang di bank untuk kepentingan usaha dan seterusnya.

“Letak nilai ekonomisnya ada disini. kalau mau pinjam uang di bank dan lain-lain kita bisa pakai sertifikat tanah,”terang Bupati Meki.

Tak hanya itu, sertifikat tanah juga sebagai nilai sebuah warisan untuk anak cucu. Karena itu, Bupati Meki mengatakan, soal sertifikat jangan mengangap tak ada manfaat, justru tujuan dari pendaftaran tanah dengan menerbitkan sertifikat adalah untuk menjamin kepastian hukum atas letak, batas dan kepemilikan sebidang tanah. “Menjadi legal dokumen,”tandasnya.

Bupati Meki mengajak semua warga masyarakat kabupaten Paniai untuk manfaatkan program PTSL, agar mendapatkan sertifikat tanah secara gratis.

“Kita sendiri sudah punya Kantor Pertanahan di sini, gunakan dan manfaatkan programa ini, segera mendaftarkan  tanah bapa/ibu untuk diterbitkan sertifikat,”ajaknya.

Bupati juga mengajak kepada kantor BPN Paniai untuk selalu memberikan pemahaman melalui kegiatan yang kongkrit seperti sosialiasi atau penyuluhan secara rutin agar diketahui oleh masyarakat.

“Kantor BPN Paniai melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk membuka persoalan seputar manfaat bersetifikat tanah, agar rakyat mengetahui dan bisa datang untuk mengurusnya. Terima kasih Tuhan berkarti kita semua,”pungkas Bupati Meki. (eby)

Polling has no value
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Paslon Terpilih
suroso  Selasa, 3 Agustus 2021 21:31
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan