Home Pemda Dogiyai Pimwan Dogiyai Dinilai Emosional

Pimwan Dogiyai Dinilai Emosional

suroso  Jumat, 24 September 2021 5:25 WIT
Pimwan Dogiyai Dinilai Emosional

NABIRE – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Pimwan) Kabupaten Dogiyai emosional sehingga dinilai kelakuannya tidak baik oleh 17 anggota DPRD Dogiyai yang menyampaikan mosi tidak percaya kepada tiga pimwan Dogiyai, Senin 13 September lalu saat sidang di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD setempat.

Pembaca sikap 17 anggota dewan, Yusak Ernest Tebay didampingi beberapa anggota lainnya di Nabire, Selasa (21/0) mengatakan, usai menyampaikan mosi tidak percaya dari 17 anggota kepada tiga pimpinan dewan, usai menerima pernyataan dan menyampaikan pembelaan secara lisan, salah seorang pimpinan bertindak emosional sehingga handphone (hp) seorang anggota rusak akibat memukul dengan botol Aqua di hp milik seorang anggota dewan dan menghambur surat mosi tidak percaya yang hendak dibagikan kepada sejumlah piminan dan tokoh masyarakat. Sementara itu, salah eorang mengalami luka di bagian kepala. Dan mengeluarkan kata-kata ancaman saat itu. 

Menurut anggota dewan, kejadian tersebut disaksikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Dogiyai, pimpinan organisasi perangkat daerah, pimpinan partai politik dan tokoh masyarakat yang diundang dan menghadiri rapat penyampaian mosi tidak percaya kepada 3 pimpinan DPRD Dogiyai.

Yusak mengungkap, sekalipun surat mosi tidak percaya kepada pimpinan dihambur oleh salah satu anggota pimpinan, surat mosi tidak percaya tersebut sudah disampaikan kepada pimpinan partai dari tiga pimpinan, Bupati, Sekda dan Ketua Lembaga Adat Dogiyai, Germanus Goo.

Yusak bersama anggota lain dari 17 anggota legislatif Dogiyai mengatakan tidak akan menghadiri undangan pimpinan untuk rapat internal dan sidang paripurna, selama tiga pimpinan menjawab 17 point dasar tuntutan dan pernyataan yang termuat di dalam surat pernyataan mosi tidak percaya secara tertulis dan menjelaskan 17 point pernyataan yang termuat di dalam mosi tidak percaya.

Alasannya, mosi tidak percaya tersebut sudah diketahui oleh intelektual Dogiyai, masyarakat dan pimpinan partai dari tiga pimpinan dewan.

Dari 17 point tuntutan tersebut, pimpinan DPRD Dogiyai dinilai tidak terbuka terhadap anggota dan pimpinan DPRD seperti Badan Musyawarah (Bamus) Badan Anggaran (Banggar), Badan Kehormatan (BK), Badan Peraturan Daerah (Baperda), pimpinan fraksi dan komisi, pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahuan anggaran 2020 tanpa melalui pembahasan KUA PPAS dan sidang paripurna untuk penetapan APBD tahun anggaran 2020 dan terakhir melakukan pemindahan kegiatan tanpa koordinasi dengan Komisi C dan anggota dewan.

Pemindahan kegiatan yang dimaksud anggota yakni pekerjaan jalan lingkar Lembah Kamu, dari Kampung Ikebo (Distrik Kamu) ke Pueta (Distrik Kamu Selatan) dengan dana Rp 10 milyar, secara diam-diam dipindahkan ke Distrik Dogiyai tanpa melibatkan Komisi C dan anggota DPRD lainnya.

Ketika ditanya, lima anggota lain dari 25 anggota DPRD Kabupaten Dogiyai periode 2019-2024, Yusak bersama anggota lainnya mengatakan, nama ada tetapi karena tidak menandatangani pernyataan tersebut sehingga tidak dimasukan anggota dewan yang mengajukan mosi tidak percaya. Lima anggota tidak menandatangani mosi tidak percaya yakni Yusuf Iyai (PKPI), Yulianus Boga (PDIP), Andreas Iyai (Berkarya), Agus Tebay (Perindo) dan Bernard Iyai (Demokrat). “Kami tidak masukan mereka dalam kelompok karena tidak tandatangan sehingga kami ragu sikap mereka,” jelasnya. (ans)

Polling has no value
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Paslon Terpilih
suroso  Selasa, 3 Agustus 2021 21:31
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan