Home Pemda Deiyai Larangan Miras di Distirk Tigi Timur, Akan Diperdakan

Larangan Miras di Distirk Tigi Timur, Akan Diperdakan

suroso  Jumat, 1 Oktober 2021 9:7 WIT
 Larangan Miras di Distirk Tigi Timur, Akan Diperdakan

DEIYAI – Menyikapi kondisi di wilayah Distrik Tigi Timur yang sering terjadinya dampak negatif timbul masalah akibat mengkonsumsi Miras, demi menjaga Kamtibmas, pemerintah distrik akan berupaya mengacari langkah terbaik menjaga kondisi yang aman dan damai di wilayahnya.

Mengingat pentingnya menjaga kondisi aman, teruatama melarang dampak negetif akibat konsumsi Miras, Kepala Distrik Tigi Timur, Lukas Doo, S.STP, berencana akan membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan beredar Miras di tingkat distrik. 

Untuk mendorong rencana tersebut, Kepala Distrik Tigi Timur, Kapolsek Tigi Timur, IPDA Andi Mote, bersama kepala desa dari 10 kampung di Distrik Tigi Timur, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh adat, dan keterwakilan warga masyarakat, telah mengadakan pertemuan bertempat di aula Distrik Tigi Timur, Damabagata, belum lama ini.

Dalam pertemuan itu, mereka membicarakan dampak negatif akibat konsumsi Miras dan juga menyikapi berbagai kerikil masalah yang terjadi di wilayahnya. Bahkan menyampaikan pendapat tentang rencana pembuatan peraturan larangan Miras.  Dan pada umumnya mereka setuju untuk membuat satu peraturan tentang larangan beredar Miras berbagai jenis  di wilayahnya.

“Kami mau supaya wilayah kami ini hidup aman, damai, tidak ada keributan akibat Miras dan lainnya. Karena akibat Miras, dampak buruknya sangat besar terhadap tatanan kehidupan bermasyarakat, keluarga bahkan pada kesehatan pribadi. Kami punya rencana buat peraturan tentang larangan Miras ini. Kaitan dengan itu, para kepala kampung bahkan warga pada setuju untuk membuat sebuah peraturan daerah tentang larangan Miras di tingkat distrik,” kata Lukas Doo kepada media, belum lama ini.

Dikatakan, setelah dibuat peraturan tentang larangan peredaraan Miras di wilayah Distrik Tigi Timur, pihak juga dapat memberikan dukungan. Terutama para kepala kampung bahkan seluruh warga dan harus patuhi aturan. Dan semua warga mempunyai tugas untuk mengawasi, jangan sampai, aga orang yang konsumsi Miras di wilayah Dama dan sekitarnya. Jika ada yang kosumsi Miras, pasti akan dikenakan sangsinya karena ada peraturan yang mengikat sebagai dasar hukum.

“Hal ini menjadi perhatian kita bersama dalam menjaga kondisi wilayah yang aman, damai, terutama jaga masalah akibat konsumsi Miras,” ungkapnya.   

Dia juga berharap, dapat dorongan sebuah rencana rancangan peraturan pelarangan Miras di wilayah Distrik Tigi Timur agar nantinya kondisinya tetap terjaga aman, kondisif sesuai harapan bersama. (hbb/ist)

suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
DPRD Dogiyai Tunda Undang Eksekutif
suroso  Selasa, 5 April 2022 19:9
Plt. Sekda Pimpin Apel Pagi Di Satpol PP
suroso  Jumat, 1 April 2022 0:6
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan