Home Deiyai Larangan Miras di Distirk Tigi Timur, Akan Diperdakan

Larangan Miras di Distirk Tigi Timur, Akan Diperdakan

suroso  Senin, 4 Oktober 2021 17:44 WIT
Larangan Miras di Distirk Tigi Timur, Akan Diperdakan

DEIYAI – Menyikapi kondisi di wilayah Distrik Tigi Timur yang sering terjadinya dampak negatif timbul masalah akibat mengkonsumsi Miras, demi menjaga Kamtibmas, pemerintah distrik akan berupaya mengacari langkah terbaik menjaga kondisi yang aman dan damai di wilayahnya.

Mengingat pentingnya menjaga kondisi aman, teruatama melarang dampak negetif akibat konsumsi Miras, Kepala Distrik Tigi Timur, Lukas Doo, S.STP, berencana akan membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan beredar Miras di tingkat distrik. 

Untuk mendorong rencana tersebut, Kepala Distrik Tigi Timur, Kapolsek Tigi Timur, IPDA Andi Mote, bersama kepala desa dari 10 kampung di Distrik Tigi Timur, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh adat, dan keterwakilan warga masyarakat, telah mengadakan pertemuan bertempat di aula Distrik Tigi Timur, Damabagata, belum lama ini.

Dalam pertemuan itu, mereka membicarakan dampak negatif akibat konsumsi Miras dan juga menyikapi berbagai kerikil masalah yang terjadi di wilayahnya. Bahkan menyampaikan pendapat tentang rencana pembuatan peraturan larangan Miras.  Dan pada umumnya mereka setuju untuk membuat satu peraturan tentang larangan beredar Miras berbagai jenis  di wilayahnya.

“Kami mau supaya wilayah kami ini hidup aman, damai, tidak ada keributan akibat Miras dan lainnya. Karena akibat Miras, dampak buruknya sangat besar terhadap tatanan kehidupan bermasyarakat, keluarga bahkan pada kesehatan pribadi. Kami punya rencana buat peraturan tentang larangan Miras ini. Kaitan dengan itu, para kepala kampung bahkan warga pada setuju untuk membuat sebuah peraturan daerah tentang larangan Miras di tingkat distrik,” kata Lukas Doo kepada media, belum lama ini.

Dikatakan, setelah dibuat peraturan tentang larangan peredaraan Miras di wilayah Distrik Tigi Timur, pihak juga dapat memberikan dukungan. Terutama para kepala kampung bahkan seluruh warga dan harus patuhi aturan. Dan semua warga mempunyai tugas untuk mengawasi, jangan sampai, aga orang yang konsumsi Miras di wilayah Dama dan sekitarnya. Jika ada yang kosumsi Miras, pasti akan dikenakan sangsinya karena ada peraturan yang mengikat sebagai dasar hukum.

“Hal ini menjadi perhatian kita bersama dalam menjaga kondisi wilayah yang aman, damai, terutama jaga masalah akibat konsumsi Miras,” ungkapnya.   

Dia juga berharap, dapat dorongan sebuah rencana rancangan peraturan pelarangan Miras di wilayah Distrik Tigi Timur agar nantinya kondisinya tetap terjaga aman, kondisif sesuai harapan bersama. (hbb/ist)


suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan