Home Pemda Intan Jaya Ribuan Umat Katolik Hadiri Pentahbisan Tiga Imam Baru di Kota Sugapa

Ribuan Umat Katolik Hadiri Pentahbisan Tiga Imam Baru di Kota Sugapa

suroso  Senin, 18 Oktober 2021 11:23 WIT
Ribuan Umat Katolik Hadiri Pentahbisan Tiga Imam Baru di Kota Sugapa

SUGAPA – Selasa (12/10/21) kemarin, Sekertaris Jendral (Sekjen) Konfrensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Uskup Antonius Subianto Bunjamin OSC dari Keuskupan Bandung akan menahbiskan tiga diakon menjadi imam di Gereja Katolik Santo Misael Bilogai, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Ketiga imam baru yang akan ditahbiskan dan dihadiri ribuan umat Katolik dari lima paroki diantaranya Fransiskus Sondegau, Yosef Bunai, dan Yeskiel Belau adalah putra asli dari wilayah Meepago.

Sehari sebelumnya, Senin (11/10/21) rombongan Sekjen KWI Uskup Antonius tiba di Sugapa, bersama dengan Administrator Keuskupan Timika, RD Marthen Ekowaiby Kuayo, Pr.

Seperti yang dikutip dari laman Katoliknews kemeriahan acara ini sudah mulai terasa saat ribuan umat mengarak rombongan Sekjen KWI dari Bandara Bilogai menuju lapangan di Pastoran Gereja katolik St Mikael. Di sana, ia disambut dengan tarian adat Suku Moni.

Panitia acara memperkirakan acara puncak akan dihadiri sekitar 5.000 orang dari 3 suku besar di Intan Jaya, yaitu Moni, Dani dan Ndauwa.

Yoakim Mujizau, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Intan Jaya acara ini merupakan “peristiwa besar dan berahmat buat umat dan masyarakat Intan Jaya.

“Tiga imam baru ini adalah putra daerah Intan Jaya dari Suku Moni dan Mee, maka wajar umat menyambut gembira peristiwa ini,” katanya.

Lanjutnya pihak Pemda bersama Gereja, masyarakat serta TNI dan Polri sudah sejak lama bekerja sama untuk memastikan agar agenda besar ini berjalan kondusif.

Diakuinya selama ini “Intan Jaya banyak diberitakan terjadi peristiwa gangguan keamanan.”

“Kami pastikan gangguan keamanan bisa dikendalikan dengan baik. Masyarakat bersama Gereja, Pemda dan TNI-Polri sudah berkomitmen untuk menjaga situasi agar kondusif. Terbukti hari ini tadi ribuan umat yang hadir menyambut uskup, semuanya tertib dan acara berjalan lancar,”tegas Yoakim.

Yoakim yang juga Ketua Tim Mediasi Konflik Penegakan Hukum di Wilayah Intan Jaya antara TNI/Polri dengan TPN/OPM, juga berharap pada acara penthabisan hari ini sampai selesai dapat berjalan aman.

Ikut serta dalam penyambutan hari ini adalah Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, para pastor, diakon, suster dan seluruh panitia pentahbisan. Selain ini hadi pula para pimpinan TNI-Polri, termasuk Dandim Nabire, Letkol Inf. A. Pardosi dan Kapolres Intan Jaya, AKBP Sandi Sultan.


Nyalakan Api


Saat tiba di Bandara Bilorai Kota Sugapa, ribuan warga umat Katolik dengan berpakaian khas budaya warga Pegunungan Papua berkumpul di bandar udara Bilorai Sugapa.

Warga menjemput kedatangan Sekjen KWI dengan menyalakan api secara tradisional sebagai kebiasaan budaya masyarakat Pegunungan Papua di Intan Jaya.

Penyalaan api secara tradisional ini dilakukan sebagai lambang harapan kepada Gereja Katolik untuk tampil seperti api.Sebagai sumber yang menghangatkan  dan menjadi alat penerang bagi warga umat Katolik di wilayah Intan Jaya. (ist)

suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan