Home Nabire BPW GBI Nabire Gelar Rakerwil

BPW GBI Nabire Gelar Rakerwil

suroso  Jumat, 22 Oktober 2021 16:29 WIT
BPW GBI Nabire Gelar Rakerwil

NABIRE - Badan Pengurus Wilayah Gereja Bethel Indonesia (BPW GBI) Nabire telah menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2021, di Jemaat GBI Rehobot Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Rabu (20/10/21).

Kegiatan Rakerwil kali ini turut dihadiri seluruh pejabat GBI beserta pengurus jemaat yang ada di tiap jemaat lokal dan bakal jemaat lokal.

Sebelum Ketua Badan Pengurus Daerah Gereja Bethel Indonesia (BPD GBI) Papua Tengah, Pdt. Ambraham Iniplaita membuka secara resmi pelaksanaan Rakelwil. Terlebih dahulu dalam sambutanya menekankan pada pelayanan seorang hamba Tuhan.

Dikatakan Pdt. Ambraham, GBI sebagai salah satu gereja yang bersifat apostolik dan harus selalu melakukan pengutusan. Maka itu GBI harus berani untuk memberikan kader terbaiknya untuk diutus sebagai mana gereja mula-mula berani memberikan Paulus dan Apolos untuk diutus demi memberitakan Injil Kerajaan Allah.

Hakekatnya menurut Pdt. Ambraham adalah pelayanan Gereja. Menggembalakan domba-domba-Nya sebgaimana Yesus menyatakan itu bagi Petrus. 

“melayani pasti akan ada tantangan dan masalah yang dihadapi, namun kunci untuk tetap bertahan dan menerima berkat Tuhan dalam pengembalaan adalah “Jangan Mengeluh”. Sebab melalui tantangan Iman kita tumbuh dalam pelayanan untuk menjadi pemenang,”pinta Pdt. Ambraham.

Lantaran itu, Pdt. Ambraham mengingatkan kepada para pelayan gereja untuk selalu memiliki hati hamba untuk dapat melayani dan memenangkan jiwa-jiwa. Maka itu, Pdt. Ambraham memberikan empat ciri sekaligus menjadi pengangan dalam pelayanan. 

“empat ciri ini haru menjadi pegangan yakni harus memahami panggilan Tuhan, menghidupi panggilan Tuhan, merespon panggilan Tuhan.Selain itu, melayani Tuhan dan menjadi gembala bagi jiwa-jiwa harus diselamatkan. Untuk itu harus dilakukan dangan kerendahan hati karena karena sudah saatnya kita harus menuntaskan Amanat Agung”, imbuh Pdt. Ambraham.

Sementara itu, Ketua BPW GBI Nabire, Pdt. Otis Monei mengajak Rekan-rekan pelayan untuk selalu berkomunikasi, saling menopang, mengangkat yang lemah. Karena menurut Pdt. Otis persatuan dan kesesatuan  dalam pelayanan  akan terwujud ketika kita mau dan bersedia saling menopang antara satu dengan yang lain. 

“Apalagi pelayanan kita adalah untuk menyelamatkan jiwa-jiwa manusia dalam menuntaskan Amanat Agung di Nabire khususnya dan umumnya di tanah Papua. Tentu akan ada tantangan sebagaimana yang dikatakan tadi oleh Ketua BPD kita.  Maka tidak ada jalan lain mari kita hidup dalam Diri-Nya dan bersatu dalam satu visi Gereja kita. Dengan demikian amanat agung ini pasti kita akan menuntaskanya,”ajak Pdt. Otis.

Agar diketahui, dalam Rakelwil tahun ini (2021) telah dibahas sejumlah topik dan mengahasilkan  beberapa program strategis kedepannya untuk memajukan pelayanan GBI di wilayah Nabire. Namun terlebih dahulu BPW GBI Nabire  sosialisai hasil amandemen data dasar gereja yang diputuskan pada sidang Majelis Pengurus Lengkap (MPL) alias Lembaga Legislatif Gereja, pada tanggal 21 Agustus 2021 lalu.

Selanjutnya pejabat GBI beserta pengurus jemaat membahas, merumuskan  dan menyusun program strategis terkait rencana sidang majelis daerah khusus  Gembala dalam BPD Papua Tengah di Biak pada Tahun 2022 mendatang, program pelayanan gembala-gembala di tiap jemaat sesuai potensi jemaat masing-masing, menyusun strategi percepatan pelayanan dengan misi tuntaskan amanat agung dan menyusun program pemberdayaan ekonomi jemaat. (eby)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan