Home Pemda Deiyai Kepala Suku Kapiraya Berharap Pemda Lanjutkan Pembangunan Jalan Darat Tembus Kapiraya

Kepala Suku Kapiraya Berharap Pemda Lanjutkan Pembangunan Jalan Darat Tembus Kapiraya

suroso  Rabu, 24 Nopember 2021 1:8 WIT
Kepala Suku Kapiraya Berharap Pemda Lanjutkan Pembangunan Jalan Darat Tembus Kapiraya

DEIYAI – Warga Distrik Kapiraya, dari dulu masih merindukan jalan darat tembus Deiyai – Kapiraya. Karena ketika warga Kapiraya akan menjual hasil pertanian atau ingin bepergian ke ibukota Kabupaten Deiyai, harus lewat Timika. Itupun harus menggunakan speedboard dan cukup jauh perjalannnya. Sehingga hingga saat ini juga warga Kapiraya merindukan jalan darat dari Deiyai tembus Distrik Kapiraya.

Menanggapi keinginan dan kebutuhan warga Kapiraya soal jalan darat, Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui dinas terkait sejak tahun lalu telah mulai membangun jalan darat dari Kampung Kogemani, Distrik Tigi Barat, tembus menuju ibukota Distrik Kapiraya. Telah dikerjakan pembangunan jalan darat itu namun hingga saat masih belum dilanjutkan pekerjaannya.

Oleh karena itu, Kepala Suku Mee di Kapiraya, Alpius Badokapa, berharap Pemerintah Kabupaten Deiyai, Pemerintah Provinsi Papua, pemerintah pusat, dapat melanjutkan pembangunan jalan darat yang sedang dibangun dari Deiyai menuju ibukota Distrik Kapiraya.  

“Kami sangat senang dan bangga terhadap pelaksanaan pembangunan jalan darat dari Deiyai tembus Kapiraya.  Karena pembangunan jalan darat yang dibangun ini akan menjawab kebutuhan masyarakat Kapiraya, yang selama ini masih merindukan hingga saat ini,” katanya kepada media ini. 

Oleh karena itu, lanjutnya, pembangunan jalan darat ini pemerintah daerah, provinsi, pusat, dapat segera melanjutkan pekerjaan.

“Kami dari pihak kepala suku tidak ada keberatan. Kami sangat senang dengan dibangunnya jalan darat itu. Tidak ada masalah, tidak ada warga yang kontra terhadap pelaksanaan pembanguna jalan darat itu. Aman–aman saja selama mereka bangun jalan darat itu maka pemerintah daerah dapat segera lanjutkan pembanguann jalannya untuk diselesaikan,” jelasnya.

Dikatakan, pembangunan jalan yang sedang dibangun juga merupakan salah langkah dalam membangun daerah. Karena bangun jalan adalah untuk menjawab salah satu kebutuhan masyarakat Deiyai. Selain itu, bangunan jalan adalah membuka isolasi daerah maka diharapkan kepada pemerintah dapat segera dilanjutkan pembanguna jalan daratnya. 

“Bisa diberhentikan pekerjaan pembangunan jalann apabila ada orang atau warga memalang atau kontra terhadap pelaksanaan jalan darat menuju Kapiraya. Selama ini tidak ada warga palang dan lainnya jadi kami mohon kepada pemerintah daerah daerah, provinsi, pusat, dapat lanjutkan pembangunan jalan daratnya,” tambahnya.

Dia juga kembali berharap, pekerjaan pembangunan jalan dalam tahun 2021 ini atau tahun depan 2022, dapat diselesaikan dan tembus Deiyai- Kapiraya. Sehingga aktifitas warga Kapiraya, dapat berjalan lancar, terutama dalam menjual hasil pertanian. (hbb) 


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
DPRD Dogiyai Tunda Undang Eksekutif
suroso  Selasa, 5 April 2022 19:9
Plt. Sekda Pimpin Apel Pagi Di Satpol PP
suroso  Jumat, 1 April 2022 0:6
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan