Home Nabire Aturan Perjalanan, Kartu Vaksin Masih Diberlakukan

Aturan Perjalanan, Kartu Vaksin Masih Diberlakukan

suroso  Rabu, 24 Nopember 2021 1:17 WIT
Aturan Perjalanan, Kartu Vaksin Masih Diberlakukan

NABIRE – Aturan perjalanan dari dan ke Nabire, diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin, minimal vaksin pertama masih berlaku. Setiap orang yang melakukan perjalanan, diwajibkan menujukkan kartu vaksin dan hasil rapid antigen.

Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, Victor Fun di ruang kerjanya, Kamis (18/11) mengatakan sudah ada surat dari Provinsi bahwa kita masih pakai persyaratan kartu vaksin minimal vaksin pertama bagi pelaku perjalanan, baik itu yang keluar maupun masuk. Selain itu, pelaku perjalanan juga menyertakan surat keterangan pemeriksaan rapid antigen.

Ketua Harian Tim Gugus Covid-19 menandaskan hal ini menjawab media ini menanggapi Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru yang menyatakan syarat perjalanan diatur oleh Tim Satgas Covi-19.

Dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 60 tahun 2021 yang tersebar di media sosial, dalam Inmendagri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 level 3,2 dan 1, tidak mengatur syarat perjalanan domestik. Pengaturan syarat perjalanan domestik diatur oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.

Victor Fun menjelaskan, setiap orang yang mau keluar maupun masuk harus memperlihatkan kartu vaksin dan hasil rapid antigen. Apabila, tidak ada, tidak bisa melakukan perjalanan. Kartu vaksin yang ditunjuk, minimal vaksin pertama.

Ketua Tim Gugus Tugas ini menambahkan bagi pelaku perjalanan yang tidak memiliki kartu vaksin, harus ada surat keterangan komborid dari dokter yang melayani vaksin. “Saya harapkan itu betul sakit, jangan tidak mau vaksin baru bilang alasan sakit,” katanya sambil menambahkan, “saya tidak pernah takut untuk divaksin”.

Victor menambahkan, karena tidak pernah takut dengan vaksin sehingga sudah tiga kali vaksin, terakhir vaksin ketiga vaksin Moderna.

Menurutnya, berani sampai tiga kali vaksin karena untuk membuktikan bahwa sebagai ketua tim sudah melaksanakan 3 kali vaksin. “Kalau saya tidak vaksin baru ajak orang lain vaksin, nanti orang bisa balik tanya, apakah ketua sudah vaksin,” tuturnya meyakinkan. (ans)

suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan