Home Nabire DLH-Mitra Gelar Penilaian dan Pengusulan KBKT dan KEE

DLH-Mitra Gelar Penilaian dan Pengusulan KBKT dan KEE

suroso  Kamis, 2 Desember 2021 23:50 WIT
DLH-Mitra Gelar Penilaian dan Pengusulan KBKT dan KEE

NABIRE – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire bersama mitra (konsultan lingkungan) menggelar Konsultasi Publik untuk menilai dan mengusulkan masukan dari Hasil Inventarisasi dan Verifikasi Kawasan Bernilai Keanekaragaman Hayati Tinggi (KBKT)dan Pengusulan Kawasan Ekosistim Esensial (KEE) di wilayah Kabupaten Nabire dari Aula Bupati Nabire, Senin (22/11) dengan melibatkan masyarakat adat, instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). DLH dalam inventarisasi dan verifikasi kawasan bernilai keanekaragaman hayati tinggi dan usulan kawasan ekosistim esensial ini secara teknis didukung oleh PILI Green Network, Goodhope Asia Holdings dan Yayasan Inisiatif Indonesia Hijau (IDH). Konsultasi Publik hasil kerjasama DLH-Balai Besar Koservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Papua ini dibuka Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin.

Konsultasi Publik untuk memeta kawasan KBKT dan KEE di Kabupaten Nabire, sebelumnya dilaksanakan di  Hotel Mahavira, 11 November lalu. Konsultasi Publik kedua ini untuk mencari masukan dari masyarakat adat, LSM, perguruan tinggi dan instansi pemerintah terkait dalam draf pemetaan KBKT dan KEE di bentangan alam Nabire. Kawasan Ekosistim Esensial yang akan ditetapkan di wilayah Kabupaten Nabire khususnya di dalam wilayah adat yang dikuasai suku Wate dan Yeresiam Gua ini diluar kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam yang mempunyai nilai penting yang secara ekologis menunjang kelangsungan kehidupan melalui upaya konservasi keanekaragaman hayati untuk kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia tanpa mengubah status kawasan. 

Staf dari Bappeda Kabupaten Nabire, dalam diskusi mengingatkan untuk menentukan batasan wilayah khususnya luasan wilayah hendkanya mengsingkonkan luasan wilayah yang ditetapkan pemerintah agar tidak ada selisih luasan wilayah Kabupaten Nabire dan perlu mempertimbangkan areal untuk pemerintahan.

Menanggapi hal ini, Iwan Setiawan, Direktur PILI Green Network mengatakan akan diperhitungkan antara luasan dengan KM dengan batasan luasan hektar.

Iwan Setiawan sebagai keyspeaker dalam konsultasi publik mengatakan hasil rumusan pemetaan kawasan bernilai Kawasan Bernilai Keanekaragaman Hayati Tinggi (KBKT)dan Kawasan Ekosistim Esensial (KEE) akan disampaikan kepada DLH untuk ditetapkan oleh Bupati Nabire sebagai kawasan-kawasan yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dan masyarakat.

Iwan menambahkan, apabila Bupati Nabire menetapkan kawasan-kawasan tersebut, sebagai kawasan KBKT dan kawasan KEE, Nabire akan menjadi satu-satunya kabupaten di Papua berhasil memetakan wilayah menurut kawasan untuk dipergunakan dalam pembangunan dan pelestarian wilayah yang akan berdampak pada lingkungan hidup.

Sebelumnya, dalam konsultasi publik KBKT dan KEE wilayah Nabire pemangku kepentingan dalam lestari kawasan dilakukan penandatangan kesepakatan. Penandatangan dilakukan Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin mewakili pemerintah Kabupaten Nabire, Ketua Badan Musyawarah Adat Kabupaten Nabire, Ketua lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Nabire, perwakilan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dan komponen lainnya.

Hasil inventarisasi kondisi wilayah keanekaragaman hayati an kawasan ekosistim esensial di wilayah Kabupaten Nabire disampaikan kepala Balai Besar Konservasi SDA Papua dan Yohanes H Yose Renyaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nabite 

Kegiatan konsultasi Publik KBKT dan KEE wilayah Nabire ditutup Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay. Kepala DLH menyampaikan terima kasih kepada semua yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.


suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
*) Oleh : Akbar Muram Dani, S.IP.*
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
PAW Anggota KPU Deiyai, Dilantik
suroso  Selasa, 22 Maret 2022 23:11
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan