Home Pemda Deiyai Pelajar SMAK Aweidabi Bersihkan Sampah di Jalan Raya

Pelajar SMAK Aweidabi Bersihkan Sampah di Jalan Raya

suroso  Senin, 5 September 2022 8:23 WIT
Pelajar SMAK Aweidabi Bersihkan Sampah di Jalan Raya

DEIYAI – Pelajar SMAK Aweidabi, Waghete, Jumat (2/9/22), melakukan pembersihan sampah di jalan raya. Pembersihan dilakukan mulai dari depan sekolahnya di Waghete II sampai di Kota Waghete, areal Pasar Waghete dan sekitarnya.

Para pelajar membersihkan sampah, sebagai salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi terhadap lingkungan. Terutama dalam rangka menjaga lingkungan yang bersih dan indah.

Dalam kegiatan pembersihan sampah, kebanyak sampah berupa botol–botol minuman kaleng dan jenis sampah lainnya. Dari sampah yang berhasil dikumpulkan, para pelajar tidak sempat buang di tempat sampah karena tidak ada tempat pembuangan sampah umum. Mereka hanya kumpulkan di pinggir jalan dan sebagian sampah dibakar. 



BACA berita selengkapnya di Koran Papuapos Nabire atau kunjungi edisi koran digital epaper di https://www.papuaposnabire.com/epaper

suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan