Home Pemda Dogiyai Kadis Suksel : Kobarkan Semangat Kemerdekaan Dalam Membangun Kampung

Kadis Suksel : Kobarkan Semangat Kemerdekaan Dalam Membangun Kampung

suroso  Rabu, 20 September 2023 21:39 WIT
Kadis Suksel : Kobarkan Semangat Kemerdekaan Dalam Membangun Kampung

UNITO – Kepala Distrik Sukikai Selatan, Kristianus Tagi, SIP meminta masyarakat Distrik Sukikai Selatan untuk kobarkan semangat kemerdekaan di dalam membangun kampung di wilayah Distrik Sukikai Selatan. Karena kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia karena semangat yang tinggi untuk membangun diri dan kampung sehingga semangat tersebut perlu digelorakan di setiap pelosok termasuk seluruh kampung di Distrik Sukikai Selatan.

Seruan tersebut disampaikan Kepala Distrik Sukikai Selatan, Kristianus Tagi dalam amanat detik-detik peringatan hari kemerdekaan bangsa Indonesia, 17 Agustus 2023 lalu. Peringatan detik-detik kemerdekaan itu sendiri dilaksanakan di halaman kantor Distrik Sukikai Selatan, Unito.

Kepala Distrik Kristianus Tagi dalam seruannya mengingat warga untuk bersemangat dalam membangun diri setiap warga dan membangun kampung se wilayah distrik yang terletak ditapal batas empat kabupaten yakni Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, Kabupaten Nabire, Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimika di kawasan selatan Kabupaten Dogiyai.

Dalam arahannya, Kristianus mengajak masyarakat yang masih terkukung dengan belantara selatan Dogiyai itu agar terus bersemangat membangun diri dan kampung, tidak menyerah cepat tetapi tetap semangat untuk membangun diri dan kampung agar masyarakat dan kampung di wilayah selatan yang masih tertinggal ini maju dan berkembang sehingga tidak tertinggal terus.

Kristianus mengajak masyarakat Sukikai Selatan agar meniru semangat perjuangan dari para pejuang terdahulu untuk mencapai kemajuan dan kemerekadaan seperti halnya semangat perjuangan dari para pendahulu yang telah mencapai kemerdekaan bangsa Indoensia.


Peringatan Sederhana Meriah


Peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia tahun ini, upacara 17 Agustus 2023 di Sukikai Selatan dilaksanakan secara sederhana meriah. Peringatannya sederhana dihadiri oleh perwakilan setiap kampung dengan alasan jarak tempuh dari kampung ke ibu kota distrik. Jarak tempuh dari kampung terdekat saja seperti Bidau membutuhkan waktu 3 hari perjalanan kaki melalui jalan setapak, pergi pulang butuh 6 hari. Oleh sebab itu masyarakat hanya diwakili masyarakat dari Kampung Unito.

Demikian juga halnya anak-anak sekolah. Akibat libur terpanjang di SD Unito, libur sudah 9 bulan, anak-anak sekolah yang hadir juga separuhnya.

Walau demikian, pelaksanaan upacara bendera boleh dikata meriah. Karena, sekalipun daerahnya masih terbelenggu dengan 3 T, ada paskibra sekalipun hanya 3 orang dan prosesi upacara terlaksana dengan tertib dan rapih. Demikian pula saat penurunan bendera merah putih, dilaksanakan tertib dan rapih seperti penurunan bendera merah putih (aubade) di kota sekalipun di tengah hutan. (ans)


suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan