Home Pemda Dogiyai HUT TNI Digelar di Halaman Koramil Moanemani

HUT TNI Digelar di Halaman Koramil Moanemani

suroso  Senin, 16 Oktober 2023 8:7 WIT
HUT TNI Digelar di Halaman Koramil Moanemani

DOGIYAI - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kamis (5/10/23) berlangsung di Koramil 1705-04 Moanemani, Kabupaten Dogiyai. HUT TNI ini dilaksanakan dengan sederhana namun tanpa mengurangi makna dan suka cita HUT TNI.

Amanat Panglima TNI Jenderal Laksamana TNI Yudo Margono, SE, MM yang dibacakan Danramil Moenamani Kapten Infantri Prasto Mami, mengatakan, TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan. Sekaligus benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 78 tahun dari berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap kedaulatan negara.  Keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dan tumpah darah, telah diatasi dengan baik.

Dikatakan pula, beragam potensi ancaman juga semakin kompleks. Untuk itu momentum HUT ke-78 TNIharus dijadikan sebagai bahan introspeksi untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern dan tangguh.

Acara ulang tahun dilakukan dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun.  Para tamu yang hadir diantaranya Kapolres Dogiyai dan jajarannya, para komandan pos Satgas TNI yang ada di Moanemani dan pimpinan daerah yang diwakili Plh. Sekda Dogiyai, Natalis Agapa, SE, M.Si.  

Setelah ramah tama dilaksanakan pembagian hadiah lomba bola volly dalam rangka HUT ke-78 TNI dan ditutup foto bersama. (PPN)


suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan