Home Nabire Ciptakan Pemilu Aman dan Damai

Ciptakan Pemilu Aman dan Damai

suroso  Minggu, 11 Februari 2024 23:14 WIT
Ciptakan Pemilu Aman dan Damai

NABIRE – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Tengah bersama Badan Pengawas Pemilu dan Kepolisian Polres Nabire menggelar dialog luar studio di halaman Kantor KPU Provinsi Papua Tengah, Rabu 7 Februari 2024, kepada pemilih pemula yang akan mengikuti Pemilu tahun 2024.


Kegiatan tersebut dihadiri Ketua KPU Provinsi Papua Tengah Jenyfer Darling Tabuni, Ketua Bawaslu Provinsi Papua Tengah Markus Madai, Wakapolres Nabire Kompol I Wayan Laba, SH.,MH, perwakilan dari beberapa Sekolah Menengah Tingkat (SMA) dan SMK dan undangan lainnya.
Kegiatan dialog luar studio tersebut dalam rangka memberi penjelasan dari kepada pemilih pemula dan memberikan pemahaman kepada pemilih pemula dalam rangka menciptakan Pemilu damai yang tidak lama lagi akan diselenggarakan serentak


Dikatakan Jenyfer Darling Tabuni saat dialog luar studio dalam rangka ciptakan Pemilu aman dan damai disiarkan langsung RRI Nabire dan Papuapos TV, satu hal yang paling penting dalam peran masyarakat bahwa jangan percaya dengan berita ‘Hoax’, dan pada tanggal 14 wajib datang tepat waktu ke TPS terdekat untuk gunakan hak pilih kita.


Pantauan Papuapos Nabire, pada saat ketiga narasumber menjelaskan beberapa hal terkait Pemilu, para pemilih pemula yang hadir mengikuti kegiatan tersebut sangat senang mendengarkan penjelasan dan imbauan yang disampaikan oleh ketiga Narsum dalam dialog tersebut.(rob)

suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan