Home Nabire Penyelenggaraan Pemilu di Nabire Aman dan Adil

Penyelenggaraan Pemilu di Nabire Aman dan Adil

suroso  Rabu, 21 Februari 2024 19:25 WIT
Penyelenggaraan Pemilu di Nabire Aman dan Adil

KWALITAS Pemilu di Kabupaten Nabire mengalami peningkatan. Pada Pilkada tahun 2020 KPU Nabire (KPU lama) dipermalukan di Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka digugat karena menetapkan jumlah DPT diatas jumlah penduduk.


Pada Pilkada Nabire Desember 4 tahun silam, KPU Nabire menetapkan jumlah DPT Nabire sebanyak 178.545 pemilih, sedangkan penduduk Nabire pada tahun itu sebanyak 169.136 orang. Pada waktu itu hakim MK menyatakan ada 9.409 pemilih hantu yang bukan manusia. Sedangkan kalau DPT sama dengan jumlah penduduk saja itu tidak mungkin. Karena memasukan anak-anak dan bayi pada Daftar Pemilih Tetap (DPT). Adapun jumlah DPT untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire tahun 2021 sebanyak 85.983 jiwa tersebar di 25 distrik yang tersebar di Kabupaten Nabire.


KPU baru melakukan kebijakan membuat surat undangan yang mencantumkan nama alamat dan nomor kependudukan. Kebijakan ini cukup berhasil di lapangan. Yang biasanya Pemilu diwarnai oleh maraknya joki yang membawa surat undangan ilegal dan bayclin kali ini tampak berkurang. Kebijakan KPU Nabire ini perlu mendapatkan apresiasi dari kita masyarakat Nabire. Namun sebagus apapun kebijakan jika tidak diiringi dengan sumber daya manusia yang lurus, hasil akhirnya tetap saja kurang maksimal. Di lapangan masih ditemukan tingkat TPS yang mentolelir surat undangan palsu tanpa nama yang dibawa oleh joki.


Kedepan perbaikan penyelenggaraan Pemilu di Nabire harus terus ditingkatkan. Penyelenggara di tingkat KPPS atau kelurahan dapat menyuruh warga di kelurahan atau kampungnya untuk mengambil sendiri surat undangannya. Sehingga surat undangan bagi pemilih yang sudah meninggal atau pindah dapat dimusnahkan sedini mungkin di TPS atau kelurahan dan tidak dipergunakan secara ilegal oleh pihak yang merusak demokrasi.


Kunci Pemilu aman adalah ketika seluruh lapisan penyelenggara dari atas ke tingkat TPS dapat menghadirkan rasa adil kepada pemilih dan yang dipilih.
Kapankah masyarakat Kabupaten Nabire akan mendapatkan mutu Pemilu yang diharapkan itu ?

suroso  Rabu, 15 Mei 2024 16:13
REKRUITMEN POLITIK DI TANAH PAPUA
Tentu kita semua ketahui bersama bahwa Rekruitmen Politik untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan pemilihan kepala daerah. Untuk Papua tentu harus mendasari dengan ketentuan Pasal 28 ayat 3 dan 4 UU No 21 tahun 2001 jo UU No 2 tahun 2021 untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah,Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan pemilihan kepala daerah.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan