Home Papua Tengah Rakor Pilkada, Papua Tengah dan Pegunungan Jadi Perhatian Khusus Pemerintah

Rakor Pilkada, Papua Tengah dan Pegunungan Jadi Perhatian Khusus Pemerintah

suroso  Rabu, 29 Mei 2024 22:38 WIT
Rakor Pilkada, Papua Tengah dan Pegunungan Jadi Perhatian Khusus Pemerintah

NABIRE– Pemerintah pusat akan memberikan perhatian khusus terhadap persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024 di wilayah Provinsi Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

Penegasan itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian kepada wartawan usai menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 di wilayah se Papua. Rabu, 29 Mei 2024 di Hotel Aston Jayapura.

Dikatakan, Pilkada 2024 ini dilaksanakan secara serentak, dan berkaca dari Pileg dan Pilpres 14 Februari 2024 lalu, Provinsi Papua Pegunungan dan Papua Tengah paling lambat menyelesaikan tahapan rekapitulasi perhitungan suara hasil pemilu.

Oleh karena itu, dua provinsi ini menjadi prioritas pemerintah pusat untuk memberikan atensi, sehingga tahapan pilkada di dua wilayah tersebut dapat berjalan dengan lancar. Baik dari pergeseran logistic dan lainnya.

Menteri Tito juga mengapresiasi pemda yang sudah menyelesaikan pencairan dana hibah kepada KPU, Bawaslu maupun pihak keamanan.

“Papua induk sudah 100 persen, data sudah ada, uangnya sudah cair semua, jadi pilkada pasti berjalan aman,” ucap Tito.

Tito mengemukakan bahwa dari total anggaran Pilkada Papua sebesar Rp 155 miliar, telah terealisasi Rp155 miliar untuk KPU.  Sementara untuk Bawaslu Rp 51,87  miliar, Polri Rp 30 miliar, dan TNI Rp 19,98 miliar.

Sementara itu, KPU Provinsi DOB, kata Tito anggarannya langsung dari Menteri Kuangan melalui KPU RI.

Sementara untuk wilayah Papua Tengah meliputi Kabupaten Deiyai, Dogiyai, dan mimika, sudah tuntas dibayarkan. “Hanya Kabupaten Paniai, Intan Jaya dan Nabire saja yang masih belum tuntas,” bebernya.

Namun, Tito memberikan atensi bagi dua kabupaten di Papua Barat, Yakni Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Yalimo di Papua Pegunungan.

“3 daerah ini anggarannya baru terealisasi 20 persen untuk KPU dan Bawaslu, juga TNI /Polri. Karena alasan masih menunggu dana transfer dari pusat,” katanya.(ppn)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan