Home Papua Polda Ajak Masyarakat Aktif Cegah Narkoba di Tiga DOB

Polda Ajak Masyarakat Aktif Cegah Narkoba di Tiga DOB

suroso  Rabu, 29 Mei 2024 22:57 WIT
Polda Ajak Masyarakat Aktif Cegah Narkoba di Tiga DOB

PAPUA - Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di Papua dan tiga Daerah Otonomi Baru (DOB).


Ajakan ini disampaikan, menyusul terungkapnya kasus peredaran Narkoba jenis ganja di beberapa kabupaten dan kota di Papua dan tiga DOB di tanah Papua.
"Terungkapnya peredaran Narkoba jenis ganja di beberapa kabupaten/kota di Papua menunjukkan bahwa pencegahan terhadap peredaran Narkoba harus digencarkan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat," kata Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo.


Langkah represif terhadap para pengedar dan bandar Narkoba di wilayah hukum Polda Papua terus dimaksimalkan. Polda Papua melakukan penegakan hukum yang ketat terhadap para pelaku sesuai dengan undang-undang yang berlaku.


"Hal ini dilakukan agar pelaku kejahatan Narkoba di Papua dan 3 DOB mendapatkan efek jera dengan hukuman yang tinggi sesuai dengan perbuatannya. Polda Papua tidak akan memberi ampun sedikit pun atas perbuatan mereka yang bisa merusak generasi muda, khususnya di wilayah hukum Polda Papua," tegasnya.


Kombes Pol Ignatius Benny juga menjelaskan, bahwa selain menindak tegas para pelaku, Polda Papua juga akan menyelamatkan para pecandu dengan langkah preemtif, preventif dan rehabilitasi.
"Para pelaku wajib ditindak tegas dan para pecandu akan kita selamatkan dengan cara dan langkah preemtif, preventif hingga rehabilitasi," jelasnya.


Selain itu, peran orangtua juga sangat penting dalam mengawasi dan menjaga keluarga serta anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam masa depan generasi bangsa.


"Peran para orang tua sangat penting agar selalu mengawasi dan menjaga keluarga serta anak-anaknya, agar tidak terlibat penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam masa depan generasi bangsa," tambahnya.


Kombes Pol Ignatius Benny mengingatkan bahwa Papua berbatasan langsung dengan negara PNG, di mana barang haram jenis ganja sering masuk ke wilayah Indonesia baik melalui darat maupun laut. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk turut aktif memerangi masalah ini.


"Maka dari itu, masyarakat disarankan juga berperan aktif untuk memerangi persoalan ini, agar generasi bangsa kita tidak terjerumus dengan yang namanya Narkoba," tegasnya.


Peredaran Narkoba jenis ganja di Papua terjadi karena luasnya jangkauan dan kondisi geografis yang menantang. Namun, Polda Papua berkomitmen untuk melakukan langkah nyata dalam menangani masalah ini, salah satunya dengan menggencarkan penyuluhan dan edukasi terkait bahaya Narkoba.


Penyuluhan ini akan dilakukan di sekolah, kampus dan lingkungan masyarakat melalui Direktorat Narkoba bersama satuan di wilayah yang bekerja sama dengan instansi terkait.


Dengan upaya kolaboratif dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan masalah peredaran Narkoba di Papua dapat ditekan, dan generasi muda Papua dapat terlindungi dari bahaya Narkoba.(wan)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan