Home Nabire Memilih Pemimpin Rakyat bukan Memilih Pemimpin Golongan dan Suku

Memilih Pemimpin Rakyat bukan Memilih Pemimpin Golongan dan Suku

suroso  Senin, 10 Juni 2024 21:43 WIT
Memilih Pemimpin Rakyat bukan Memilih Pemimpin Golongan dan Suku

NABIRE - Ada beberapa poin yang disampaikan Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K, terkait Pemilu atau Pilkada Serentak di tanah Papua dan menyampaikan ajaran Tuhan Yesus, yaitu memperlakukan semua orang dengan hormat dan cinta kasih terlepas dari latar belakang agama dan budaya itu sendiri.


Berlokasi di Bandara lama Nabire, Senin (10/06/2024). Pilkada serentak di tanah Papua tentu akan lebih sangat ekstra terlebih lagi untuk pertama kalinya diselenggarakan di seluruh Indonesia.


"Untuk mendengarkan dan mengamalkan ajaran Tuhan Yesus Kristus di dalam hati dan kehidupan kita, terutama menciptakan lingkungan yang aman dan damai tanpa ada lagi perselisihan hingga pertumpahan darah dengan alasan apapun di tahun ini, khususnya di tanah Papua," ungkapnya Irjen Mathius Fakhiri.


Tanah Papua mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat dan dunia, namun di tanah Papua selalu menjunjung tinggi toleransi dan saling menghormati diantara perbedaan.


"Tanah Papua merupakan provinsi tersebar setelah provinsi Kalimantan, provinsi yang diberkati budaya dan keanekaan alam, namun Papua dikenal sebagai wilayah berbahaya sehingga selalu menjadi attention dari pemerintahan pusat bahkan dunia, tetapi sekali lagi saya sampaikan bahwa mereka lupa kalau Papua merupakan wilayah yang menjunjung tinggi toleransi dan saling menghormati diantara perbedaan, itulah bentuk perwujudan ajaran Tuhan Yesus," katanya Kapolda Papua.


Untuk pertama kalinya Pemilu diselenggarakan di tanah Papua dan seluruh Indonesia dan tentu di tiga DOB di tanah Papua. Pemilu Pilkada ialah kita memilih pemimpin rakyat serta berdoa untuk kesejahteraan dan kemajuan demokrasi di tanah Papua.


Tanah Papua tahun ini untuk pertama kalinya menyelenggarakan pemilihan kepala daerah tiga gubernur DOB dan 1 provinsi induk. Pemilu adalah sarana bagi warga gereja, warga, masyarakat bersama-sama pemerintahan untuk melaksanakan panggilan Kudus untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia, yaitu di Pemilu 2024, kita memilih pemimpin rakyat bukan memilih kelompok atau pemimpin golongan, pemimpin suku serta ikut berpatisipasi dalam rumusan kebijakan pembangunan nasional.


"Oleh karena itu, kita bersama-sama berdoa untuk keberhasilan Pilkada 2024. Mari kita sama-sama meminta rahmat dan tuntutan Tuhan untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah ini demi kemajuan demokrasi dan kesejahteraan kita di tanah Papua," ujarnya.


Imbuh polisi bintang dua itu, dalam sambutannya, beda pilihan politik itu sah-sah saja, tapi tidak perlu disikapi dengan negatif. Agama tidak pernah mengajarkan bahwa berbeda pandangan apalagi pilihan bisa digunakan manusia untuk mendasari timbulnya sikap merendahkan dan saling menghilangkan eksistensi.(edi)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan