Home Nabire Dua Kali Dibangun, Gedung Karel Gobay Tak Difungsikan

Dua Kali Dibangun, Gedung Karel Gobay Tak Difungsikan

suroso  Kamis, 4 Maret 2021 6:58 WIT
Dua Kali Dibangun, Gedung Karel Gobay Tak Difungsikan

 NABIRE - Terhitung sudah dua kali Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nabire membangun Gedung Karel Gobay.

 Namun dari hasil dua kali pembangunan gedung itu terlihat dan tercatat tidak difungsikan dengan baik.

 Pembangunan Gedung Karel Gobay yang pertama dibangun oleh Bupati Nabire pada 20 tahun lalu, Drs. Anselmus Petrus Youw hingga dibongkar dan dibangun lagi oleh Bupati Nabire 10 tahun lalu, Isaias Douw, S.Sos., MAP.

 Jika aset Pemda yang satu ini dihibahkan Kepada Dinas Pendidikan agar digunakan untuk pembangunan tambahan kelas bagi SMPN 4 Nabire pasti ada manfaatnya.

 Dan tidak terlupakan dari ingatan dan catatan media ini pada bulan September 2020 lalu, pada saat peresmian 12 kelas lantai dua milik SMPN 4 Nabire.

 Kala itu langsung diresmikan Bupati Nabire, Isaias Douw.

  Dihadapan bupati, Kepala SMPN 4 Nabire, H. Suwandi, S.Pd., M.Pd, meminta dan memohon secara langsung kepada Bupati Isaias Douw agar tanah/lokasi pembangunan Gedung Karel Gobay sebaiknya dihibahkan saja kepada pihak SMPN 4 Nabire.

 Namun, pada saat itu Bupati Nabire, Isaias Douw hanya bisa menjawab dengan kalimat, nanti kita akan bicarakan dulu dengan sejumlah pihak.

  Tetapi hingga bupati telah meletakan jabatan sebagai bupati juga belum ada jawaban balik ke pihak SMPN 4 Nabire.

 Sementara berdasarkan data dan fakta di lapangan, dari dua kali pembangunan Gedung Karel Gobay, sama sekali tidak adanya fungsinya atau manfaatnya dari bangun itu.

 Sehingga terkesan pemerintah dua kali membangun Gedung Karel Gobay hanya untuk menghabiskan uang atau dana masyarakat alias hanya membangun gedung yang mubasir.

 Sedangkan berdasarkan data media ini, pada setiap awal tahun pelajaran banyak anak-anak masyarakat lulusan SD/MI yang mendafatarkan diri atau punya animo untuk melanjutkan pendidikan di SMPN 4 Nabire.

   Teapi selalu dibatasi.

 Pembatasan jumlah murid yang harus diterima ini, bukan merupakan unsur kesengajaan dari pihak sekolah.

   Tetapi karena jumlah ruangan kelas yang sangat terbatas. Data yang ada di setiap awal tahun pelajaran, jumlah calon murid baru yang mendaftarkan diri berkisar antara 300 hingga 400 orang.

 Tetapi dengan keterbatasan kelas, biasa pihak sekolah hanya bisa terima untuk mengisi 5 hingga 6 ruangan kelas saja.

  Sementara yang lainnya yang berjumlah ratusan murid terpaksa harus mencari sekolah lain dan untuk saat ini SMPN 4 Nabire tidak bisa membangun lagi karena tidak ada lahan atau tanah kosong, hanya bisa membangun kelas dua lantai.(des) 

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan