Home Pemda Deiyai Kadis Pendidikan Bongkar Penempatan Tenaga Guru Formasi CPND 2018

Kadis Pendidikan Bongkar Penempatan Tenaga Guru Formasi CPND 2018

suroso  Selasa, 8 Juni 2021 16:36 WIT
Kadis Pendidikan Bongkar Penempatan Tenaga Guru Formasi CPND 2018

DEIYAI – Formasi CPNS tahun 2018 yang telah dinyatakan lulus tes CPNS di Kabupaten Deiyai, sebanyak 501 orang.  Dari sekian banyak CPNS yang dinyatakan lulus, sekitar 20 orang lebih CPNS adalah formasi tenaga guru. 

Sesuai SK CPNS yang telah diterima, puluhan tenaga guru CPNS telah ditempatkan hanya di 4 sekolah, diantaranya pada 2 SMP dan 2 SD saja.  Kondisi ini membuat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai, Nataniel Pekey, S.Pd, kurang menerima dengan penempatan tenaga guru CPNS ini. Dirinya melakukan pembongkaran tenaga guru, langsung menempatkan lagi di sejumlah sekolah SD dan SMP yang ada di wilayah Kabupaten Deiyai.   

“Saya langsung bongkar ratakan tenaga guru pada sejumlah sekolah SD dari 56 SD dan sebanyak 11 SMP yang ada di Deiyai.  Karena kekurangan tenaga guru, bukan hanya di 4 sekolah itu saja tetapi hampir semua sekolah SD dan SMP.  Maka walaupun masih kekurangan tenaga guru namun dari tenaga guru yang ada telah dibagikan ke sejumlah sekolah SD, SMP yang ada diwilayah Deiyai,” kata Kadis Pendidikan Deiyai, kepada Papuapos Nabire, kemarin. 

Dikatakannya, setelah mendengar dan melihat sejumlah tenaga guru ditempatkan hanya di 4 sekolah, dirinya langsung berkoordinasi ke BKD untuk merubah SK penempatan para guru.  Langsung merubah SK. Penempatannya, langsung menempatkan sejumlah tenaga guru pada sejumlah sekolah.    

“Terjadi penempatan guru hanya di 4 sekolah, hanya karena BKD kurang koordinasikan dengan dinas pendidikan.  Langkah yang bagusnya, sebelum memberikan SK CPNS atau SK Penempatannya, seharusnya BKD koordinasi dengan dinas pendidikan dulu.  Tetapi waktu itu, masih dirahasiakan BKD, sehingga telah terjadi seperti itu.  Tetapi sekarang saya sudah rombak, ratakan penempatan tenaga guru pada sejumlah sekolah SD dan SMP yang ada di Deiyai,” katanya.

Lebih jauh dia menjelaskan, upaya pemenuhan kekurangan tenaga guru adalah tanggungg jawab pemerintah daerah. Namun dibutuhkan dukungan dan partisipasi dari semua pihak, karena membangun dunia pendidikan itu tidak segampang membalikkan telapak tangan. Sehingga dalam hal memajukan dunia pendidikan, selain menyediakan tenaga guru, sangat dibutuhkan dukungan dan partisipasi dari semua pihak. Terutama pemerintah pusat dalam penyediaan tenaga-tenaga guru dan faktor penunjang pendidikan lainnya. 

Kadis menambahkan, persoalan kekurangan tenaga guru, bukan hanya dialami di Deiyai saja. Tetapi masih menjadi persoalan di dua provinsi di tanah Papua khususnya. Sehingga masih membutuhkan tenaga guru untuk mengisi pada sejumlah SD, SMP, SLTA, yang ada di Papua. (hbb) 

suroso  Selasa, 30 Agustus 2022 23:28
Papua Dalam Permainan Sio (Persio) Penuh Korban
*) Oleh : Anton Agapa (TOA)
suroso  Minggu, 18 September 2022 23:25
Apakah Minum Obat Kusta Gejala Makin Berat?
*) Oleh : dr. Suspina Pasande

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan