Home Berita Pilkada Bawaslu RI : PSU Nabire Berjalan Lancar

Bawaslu RI : PSU Nabire Berjalan Lancar

suroso  Jumat, 30 Juli 2021 6:49 WIT
Bawaslu RI : PSU Nabire Berjalan Lancar

NABIRE - Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja menyebutkan secara keseluruhan sembilan TPS yang dikunjunginya dalam pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Nabire berjalan lancar dan aman, meskipun masih ada beberapa kendala yang terjadi. Dia juga melihat antusias masyarakat Nabire untuk memilih pun lumayan tinggi.

“Secara keseluruhan TPS yang saya kunjungi beserta rombongan berjalan lancar dan aman. Tetapi ada catatan khusus untuk panitia dari jajaran KPU supaya lebih 'intens' lagi memberikan edukasi dan sosialiasi kepada masyarakat soal hak memilih sehingga kendala yang telah terjadi ini tidak terulang di Pilkada atau Pemilu 2024 mendatang,” ungkapnya di TPS 01 Sima, Distrik Yaur sebagai TPS terakhir yang dia kunjungi, Rabu (28/07/2021).

Sebelumnya, didampingi pimpinan Bawaslu Kabupaten Nabire dan tim Bawaslu RI (pusat), Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa ini mengunjungi sembilan TPS yang tersebar di tiga Distrik, yakni TPS 01 dan 04 Kampung Wiraska, Distrik Wanggar, TPS 03 Jaromakmur, TPS 001, TPS 2 dan 3 Jayamukti Distrik Yaro, TPS 01 dan 02 Kampung Wanijaya, dan TPS 01 Desa Sima Distrik Yaur.

Dengan jarak tempuh dari satu distrik ke distrik lainnya lumayan jauh hingga membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua jam waktu perjalanan, Bagja tetap bersemangat. Hasil kunjungan supervisi pengawasan ini menemukan beberapa kendala. Dirinya menunjuk adanya TPS yang tidak ditempelkan kertas DPT baik di tembok atau di papan. Namun, setelah dilakukan 'croscek' oleh tim dari Bawaslu kertas DPT ditaruh di atas meja panitia.

Selain itu, dia menambahkan, ada seorang pemilih yang sudah memiliki KTP elektronik (e-KTP) dan terdaftar di DPT, hanya saja tidak mendapatkan formulir C6 (surat pemberitahuan memilih). Atas hal tersebut, akunya, lalu disarankan oleh panitia pemilih datang kembali pukul 12.00 WIT. "Ini terjadi di TPS 1 Kampung Wiraska, Distrik Wanggar," tutur Bagja.

Dia pun menilai hal tersebut mutlak kesalahan dari panitia pemilihan karena tidak memberikan undangan kepada warga yang datang tidak membawa e-KTP. Dia berharap hal tersebut tidak terulang kembali di Pilkada Nabire lima tahun mendatang.

Kendala berikutnya, kata Bagja, yaitu tidak adanya bilik suara khusus hampir di semua TPS yang dia kunjungi. Padahal penyediaan bilik suara khusus diatur dalam PKPU (Peraturan KPU) teruntuk pemilih yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celsius.

Ada pula hasil supervisi kunjungannya menemukan pemilih sudah terdaftar di DPT, akan tetapi tidak membawa e-KTP. Atas hal ini, dia menyebutkan panitia pemilihan kemudian memerintahkan kembali ke rumah guna mengambil e-KTP. "Hal seperti ini harus menjadi catatan ke depan, apakah kurangnya sosialiasi atau bagaimana?," tanya dia.

Sebagai informasi, dalam amar putusan Nomor 84/PHP.BUP-XIX/2021, Mahkamah Konstitusi memerintahkan KPU Kabupaten Nabire untuk melaksanakan PSU dengan mendasarkan pada DPT yang telah diperbaiki sebanyak 86.064 orang yang terbagi atas pemilih laki-laki sebanyak 44.365 orang dan perempuan 41.699 orang.

Di Kabupaten Nabire sendiri terdapat 15 distrik yang menyelenggarakan PSU, yaitu Nabire, Napan, Yaur, Uwapa, Wanggar, Siriwo, Makimi, Telur Umar, Teluk Kimi, Yaro, Wapoga, Nabire Barat, Moora, Dipa, dan Menou. (ist)

suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan