Home DARI ARENA PON XX PAPUA Kepri Dan Kaltim Bayangi Papua Di Cabor Layar

Kepri Dan Kaltim Bayangi Papua Di Cabor Layar

suroso  Selasa, 5 Oktober 2021 20:23 WIT
Kepri Dan Kaltim Bayangi Papua Di Cabor Layar

JAYAPURA - Atlit layar PON Papua di nomor optimis dan laser 4.7 harus esktra kerja keras di tiga race terakhir, menyusul perolehan nilai  yang berpaut tipis dengan Kepulauan Riau dan Kalimantan Timur.


Ketua Pengprov Porlasi Papua, Mulyani, S.Sos. M.Si., yang ditemui di Venue Layar PON XX Papua 2021 di Pantai Hamadi Kompleks TNI AL, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (5/10)  mengatakan, persaingan semakin terasa menuju sisa race yang harus diselesaikan Rabu, (6/10) besok.


“Faktor alam, angin hari ini kurang menguntungkan, dan juga hal-hal teknis di lapangan yang memang sangat mempengaruhi peluang menang di race-race tadi,” kata Mulyani.


M. Fasya Aldiansyah atlit layar PON Papua di nomor optimis pada lomba hari pertama dan kedua memimpin dengan mengumpulkan nilai yang terpaut cukup jauh dari atlit provinsi lainnya, namun di hari ketiga lomba dengan 10 race, atlit Papua mengumpulkan nilai 10 sementara atlit dari Provinsi Kepri Rahmad Zairi mendapatkan nilai 14.


Kondisi yang sama terlihat juga di nomor laser 4.7 putra. Pada nomor ini, atlit andalan Papua  Aldo Rizki Sulkarnaen harus ekstra hati-hati menyusul perolehan nilai pada 10 race di hari ke tiga lomba hanya berpaut 3.


“Ini sangat tipis, pengaruh faktor alam dan ada juga faktor teknis di lapangan, tapi kami sangat optimis, bisa berikan yang terbaik di nomor-nomor ini, besok kita dapat hasilnya” kata Mulyani yang juga menjabat Ketua Panpel Cabor Layar PON XX Papua 2021 ini.


Sementara di nomor techno 293, atlit Provinsi Jawa Timur, M. Viko Wijanarko dipastikan akan merebut medali emas di nomor ini menyusul perolehan nilai selama tiga hari lomba cukup jauh dari para pesaingnya. Dibawah Jawa Timur, ada Deva Kurniawan dari DKI dan disusul I Gusti Hasel dari Bali dengan koleksi nilai 22. Di nomor ini masih menyisahkan 3 race.


Untuk nomor RS:X 9.5 Putra, meskipun masih menyisakan 3 race, namun sudah bisa dipastikan emas di nomor ini menjadi milik Provinsi Bali, I Gusti Made Oka Sulaksana, yang mendapat nilai 11 dari 9 race di hari ketiga lomba. Sedangkan diposisi kedua adalah provinsi Bali, Susilo Jawa Timur yang mendapat nilai 15 dan diposisi ke tiga I Gede Subagiasa dari Provinsi Papua Barat dengan nilai 17.


Di nomor RS One Putra, Dexy Priani dari provinsi Banten memimpin dengan perolehan nilai 16 dari race di hari ketiga, disusul Ridwan Ramadan dari DKI dan Kahea Zufikar dari Jabar. Untuk nomor laser std putra, Ahmad Zainudin dari Kepri masih memimpin dengan nilai 11, disusul Bobi  Hakim dari Jatim dengan nilai 24, dan diurutan ke tiga Sujatmiko Suswanto dari Jabar dengan nilai 26.


Untuk nomor terbuka International 420 Putra, posisi pelayar Kaltim sulit tergeser dari perolehan selama tiga hari lomba, disusul DKI dan di urutan ke tiga Provinsi Sulsel. Kondisi yang sama juga terlihat di nomor  International 470 Open, Kaltim masih memimpin sa tiga hari lomba, disusul DKI dan Sulsel.


Cabor layar sendiri diikuti oleh 18 Provinsi dengan total atlit mencapai 108 atlit yang terdiri dari puta 60 orang dan putri 48 serta 72 official, lomba dayung sendiri memperebutkan 17 medali emas dari 15 nomor yang dipertandingkan baik nomor untuk kelas putra dan putri maupun kelas terbuka. (Hendrik Hay / Angelbertha) 

Polling has no value
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Paslon Terpilih
suroso  Selasa, 3 Agustus 2021 21:31
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan