Home Pemda Dogiyai 37 Pelajar SMPN 1 Mapia Tengah Ikuti Ujian Online Berbasis Komputer

37 Pelajar SMPN 1 Mapia Tengah Ikuti Ujian Online Berbasis Komputer

suroso  Selasa, 12 Oktober 2021 20:22 WIT
37 Pelajar SMPN 1 Mapia Tengah Ikuti Ujian Online Berbasis Komputer

DOGIYAI – Kemendikbud dan Riset melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, menggelar asesmen nasional tahun pelajaran 2021/2022. Asesmen Nasional Ujian Online Berbasis Komputer tingkat SMP seluruh Indonesia mulai Senin (4/10/21) hingga Kamis (7/10/21) di SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Moanemani, Dogiyai.

Hal ini seperti disampaikan salah satu guru SMPN 1 Mapia Tengah, Emanuel Petege melalui keterangan tertulis pada Kamis (7/10/21) kepada Papuapos Nabire.

Disampaikan, asesmen nasional ini dari SMPN 1 Distrik Mapia Tengah di Timeepa diikuti 37 pelajar. Diantaranya laki-laki berjumlah 25 pelajar dan prempuan 12 pelajar. Saat kegiatan, para pelajar turut didampingi guru-guru serta Kepala SMPN Mapia Tengah.

Ia mengatakan, pelajar dari SMP Mapia Tengah mengikuti asesmen nasional tingkat SMP ini dengan dua cara ujian online. Yakni literasi dan numerasi.  

Petege meminta pemerintah daerah agar bersatu untuk berpartisipasi dalam kekurangan perlengkapan sekolah.

“Saya meminta pemerintah daerah dalam hal ini esekutif dan lembaga legislative ketika ada sidang perubahan tolong titipkan DPA untuk asesmen nasional ini. Karena kegiatan itu adalah kegiatan runtinitas yang akan diadakan dalam tiap tahun dari tim peduli pendidikan Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Dogiyai. Supaya kedepannya kegiatan asesmen nasional ini berjalan dengan baik dan pelajar juga bisa memahami tentang ujian online berbasis komputer” harap dia.

Salah seorang guru pengawas SMPN 1 Mapia Tengah, Petrus Petege mengucapkan banyak terimah kepada pihak-pihak yang telah melaksanakan asesmen nasional ini pada umumnya, pemerintah pusat dan khususnya pemerintah Kabupaten Dogiyai dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dogiyai. Petege juga meminta agar ada bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah ke setiap sekolah yang ada di Dogiyai.

“Saya meminta kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus ada bantuan komputer ke setiap sekolah.  Supaya kedepan pelajar mampu mengerjakan ujian online berbasis komputer dengan baik dan lanjar. Karena kami guru-guru juga belum memahami tentang ujian online berbasis computer, apalagi pelajar. Maka ini pertama kali melaksanakan asesmen ujian online berbasis komputer di tingkat nasional, maka tahun-tahun yang akan mendatang juga pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus adakan asesmen ujian online berbasis komputer seperti yang sekarang. Supaya kedepannya pelajar bisa memahami dengan baik tentang asesmen ujian online berbasis computer,” harap Petrus Petege.

Salah satu siswa, Yakobus Tebai mengaku, ujian online baru pertama kali diikutinya. Kata dia, dirinya harus mencoba kemampuannya.

“Baru pertama kali menghadapi asesmen ujian online berbasis komputer ini tetapi kemampuan kami akan mencoba dan menghadapi sesuai dengan apa yang kami pelajari. Kami minta kepada pemerintah daerah kedepannya harus adakan asesmen ujian berbasis komputer seperti yang sekarang kita hadapi ini,” harap dia.

Perwakilan tim pendidikan Kabupaten Dogiyai, Albertus Petege, meminta seluruh pelajar SMP yang ada di Papua lebih khususnya Kabupaten Dogiyai untuk banyak belajar tentang asesmen nasional ujian online berbasis computer. Karena ini kegiatan runtinitas dari tim peduli Pendidikan Dogiyai yang akan diadakan setiap tahun.

Petrus Petege mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami guru-guru serta kepala sekolah SMPN 1 Distrik Mapia Tengah di Timeepa mengucapkan terimah kasih kepada semua pihak yang telah melaksanakan asesmen nasional ujian online berbasis komputer tingkat SMP seluruh Indonesia pada khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Dogiyai dan pada umumnya pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Moanemani Dogiyai yang menyediakan tempat untuk kegiatan asesmen,” ucap Petege. (PPN/Musa Dumukoto)


suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan