Home Nabire Sebanyak 53 Umat Terima Sakramen Krisma

Sebanyak 53 Umat Terima Sakramen Krisma

suroso  Rabu, 27 Oktober 2021 14:23 WIT
Sebanyak 53 Umat Terima Sakramen Krisma

NABIRE – Sebanyak 53 umat katolik, Minggu (24/10/21) telah menerima sakramen krisma di Gereja Katolik St. Antonius Padua, Bumi Wonorejo, Nabire.

Sekramen Krisma yang diberikan oleh administrator Sesan Keuskupan Timika, Marthen Ekowaibi Kuaiyo, Pr, didampingi Pastor Paroki, St. Antonius Padua, adalah salah satu sakramen dari beberapa sakramen yang ada dalam gereja katolik. 

Salah satu tujuan menerima sakramen krisma, tanda kedewasaan dalam menerima Yesus, kekuatan Roh Kudus dalam kehidupan. Pemberian sakramen krisma kepada umat katolik, sudah menjadi tradisi dalam tubuh gereja katolik.

Dalam kesempatan itu, Administrattor Sesan Keuskupan Timika, Pastor Marthen Kuaiyo, Pr, melalui renungannya menyampaikan, sejak dibaptis telah menjadi anggota kristus.  Dan dengan menerima sakramen krisma akan lebih mendewasakan dalam menerima Yesus dan mewartakan kabar suka cita Yesus dalam kehidupan. Maka sebagai insan ciptaannya, akan terus mewartakan kabar suka cita Yesus kepada sesama daalm kehidupannya. 

“Dengan kekuatan roh kudus, dan iman, dapat menjadi terang bagi sesama, mulai dari keluarga, kelompok, organisasi, masyarakat. Agar kehidupan selanjutnya akan diberkati olah yang maha kuasa,” katanya. 

Mereka yang diterima sakramen krisma, sebelumnya mengikuti pelatihan, pembekalan selama beberapa hari. Pembekalan diberikan oleh pastor atau para pewarta gereja. Setelah menjalani pembekalan, para peserta selanjutnya dapat menerima sakramen krisma, ditandai dengan minyak berkat di dahi, yang diberikan oleh uskup.

Sementara itu, salah seorang peserta penerima sakramen krisma, kepada media ini menuturkan, untuk menerima sakramen krisma ini, tidak bisa di umur anak. Harus setelah umur dewasa maka dirinya sangat layak untuk menerima sakramen krisma.  

“Sakramen ini sebagai seorang katolik, wajib menerima sakramen krismanya. Kapan saja bisa menerima sakramen ini. Sehingga umat yang belum pun pasti mereka akan menerima sakramen ini. Kami sangat senang kami terima minyak wangi berkat di dahi kami,” katanya.

Melalui penerimaan sakramen ini, dia juga menaruh harapan, dengan diteriam sakramen ini, akan lebih menguatkan iman, roh, untuk kedewasaan dalam kehidupan selanjutnya.  Terutama menjadi terang bagi sesama melalui tugas dan aktifitas dalam kehidupan, sesuai dengan renungan melalui bacaan alkitab tadi. (hbb)


suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan