Home Nabire DLH-Mitra Gelar Penilaian dan Pengusulan KBKT dan KEE

DLH-Mitra Gelar Penilaian dan Pengusulan KBKT dan KEE

suroso  Rabu, 24 Nopember 2021 1:2 WIT
DLH-Mitra Gelar Penilaian dan Pengusulan KBKT dan KEE

NABIRE – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire bersama mitra (konsultan lingkungan) menggelar Konsultasi Publik untuk menilai dan mengusulkan masukan dari Hasil Inventarisasi dan Verifikasi Kawasan Bernilai Keanekaragaman Hayati Tinggi (KBKT)dan Pengusulan Kawasan Ekosistim Esensial (KEE) di wilayah Kabupaten Nabire dari Aula Bupati Nabire, Senin (22/11) dengan melibatkan masyarakat adat, instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). DLH dalam inventarisasi dan verifikasi kawasan bernilai keanekaragaman hayati tinggi dan usulan kawasan ekosistim esensial ini secara teknis didukung oleh PILI Green Network, Goodhope Asia Holdings dan Yayasan Inisiatif Indonesia Hijau (IDH). Konsultasi Publik hasil kerjasama DLH-Balai Besar Koservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Papua ini dibuka Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin.

Konsultasi Publik untuk memeta kawasan KBKT dan KEE di Kabupaten Nabire, sebelumnya dilaksanakan di  Hotel Mahavira, 11 November lalu. Konsultasi Publik kedua ini untuk mencari masukan dari masyarakat adat, LSM, perguruan tinggi dan instansi pemerintah terkait dalam draf pemetaan KBKT dan KEE di bentangan alam Nabire. Kawasan Ekosistim Esensial yang akan ditetapkan di wilayah Kabupaten Nabire khususnya di dalam wilayah adat yang dikuasai suku Wate dan Yeresiam Gua ini diluar kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam yang mempunyai nilai penting yang secara ekologis menunjang kelangsungan kehidupan melalui upaya konservasi keanekaragaman hayati untuk kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia tanpa mengubah status kawasan. 

Staf dari Bappeda Kabupaten Nabire, dalam diskusi mengingatkan untuk menentukan batasan wilayah khususnya luasan wilayah hendkanya mengsingkonkan luasan wilayah yang ditetapkan pemerintah agar tidak ada selisih luasan wilayah Kabupaten Nabire dan perlu mempertimbangkan areal untuk pemerintahan.

Menanggapi hal ini, Iwan Setiawan, Direktur PILI Green Network mengatakan akan diperhitungkan antara luasan dengan KM dengan batasan luasan hektar.

Iwan Setiawan sebagai keyspeaker dalam konsultasi publik mengatakan hasil rumusan pemetaan kawasan bernilai Kawasan Bernilai Keanekaragaman Hayati Tinggi (KBKT)dan Kawasan Ekosistim Esensial (KEE) akan disampaikan kepada DLH untuk ditetapkan oleh Bupati Nabire sebagai kawasan-kawasan yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dan masyarakat.

Iwan menambahkan, apabila Bupati Nabire menetapkan kawasan-kawasan tersebut, sebagai kawasan KBKT dan kawasan KEE, Nabire akan menjadi satu-satunya kabupaten di Papua berhasil memetakan wilayah menurut kawasan untuk dipergunakan dalam pembangunan dan pelestarian wilayah yang akan berdampak pada lingkungan hidup.

Sebelumnya, dalam konsultasi publik KBKT dan KEE wilayah Nabire pemangku kepentingan dalam lestari kawasan dilakukan penandatangan kesepakatan. Penandatangan dilakukan Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin mewakili pemerintah Kabupaten Nabire, Ketua Badan Musyawarah Adat Kabupaten Nabire, Ketua lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Nabire, perwakilan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dan komponen lainnya.

Hasil inventarisasi kondisi wilayah keanekaragaman hayati an kawasan ekosistim esensial di wilayah Kabupaten Nabire disampaikan kepala Balai Besar Konservasi SDA Papua dan Yohanes H Yose Renyaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nabire 

Kegiatan konsultasi Publik KBKT dan KEE wilayah Nabire ditutup Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay. Kepala DLH menyampaikan terima kasih kepada semua yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. (ans)

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan