Home Nabire Enam Pejuang Muda Kemensos Sedang Berada di Nabire

Enam Pejuang Muda Kemensos Sedang Berada di Nabire

suroso  Rabu, 24 Nopember 2021 1:16 WIT
Enam Pejuang Muda Kemensos Sedang Berada di Nabire

NABIRE – Kehadiran enam orang pejuang muda dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Nabire, melakukan penelitian terkait data terpadu kesejahteraan sosial. Para pejuang muda ini sedang mendata warga di Distrik Nabire selama satu bulan, terhitung Oktober akhir hingga November akhir

Program tersebut diikuti kurang lebih 5.140 mahasiswa, yang tersebar diberbagai perguruan tinggi di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Dan Kabupaten Nabire mendapatkan jatah eman orang mahasiswa. Mereka adalah Khoirul Fuad Amin dari Universitas Islam Raden Rahmat Malang, Tisa dari Universitas Sam Ratulangi Manado, Salwa dari Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, Yuli Yulanda Boseren dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Adinda Fairus Nafis Hadi dari Universitas Padjadjaran Bandung, serta Khairunisa Putri Hamid M. Ake dari Universitas Negeri Gorontalo.

“Untuk di Nabire kami ada enam orang dari beberapa perguruan tingga,” kata Tisa, dari Universitas Sam Ratulagi Manado di Kantor Kelurahan Morgo, Rabu (17/11/21).

Tisa menjelaskan, beberapa out put yang akan dihasilkan dari penelitian ini antara lain dari segi skill sebagai mahasiswa tentang kemampuannya dalam mencari data di lapangan. Sementara membantu Kemensos dalam memperbaiki data terpadu kesejahteraan sosial, yang akan menjadi pertimbangan Kemensos apakah penerima bantuan benar-benar tepat sasaran.

Sementara di lapangan, kata dia, terkendala jarak tempuh dari rumah ke rumah sesuai target penelitian. Juga termasuk terbatasnya anggaran untuk penelitian.

“Ada sedikit kendala, terutama kami orang baru di Nabire,” jelasnya.

Menurut Tisa, kendala lain yang dihadapi adalah terdapat masyarakat yang kurang percaya dengan kehadiran para pejuang muda. Lantaran sebagian masyarakat mengaku, pendataan sering dilakukan oleh berbagai petugas namun bantuan tak kunjung tiba. Belum lagi ada masyarakat yang hidupnya layak atau berkecukupan namun masih mendapatkan bantuan sosial.

Petugas kelurahan, RT dan RW sangat komunikatif dalam mendukung pendataan.

“Disini kami memberikan pemahaman bahwa kehadiran kami hanya sebagai mahasiswa untuk mendata. Dan nantinya data kami sampaikan ke kementerian,” ungkapnya.

Plt. Lurah Kelurahan Morgo, Agustinus Renwarin mengaku telah mengarahkan para pejuang muda sesuai dengan petunjuk dari Kemensos. Sehingga, tugas ini diharapkan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Jika ada masalah di lapangan, saya ajak untuk kami berkoordinasi,” kata Renwarin.

Dilansir dari https://kemensos.go.id Menteri Sosial Tri Rismaharini meluncurkan Program Pejuang Muda kolaborasi Kementerian Sosial dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) sebagai bagian dari upaya percepatan pengentasan masalah sosial di Indonesia, secara virtual pada Jumat (17/09) silam.

"Program ini nantinya memiliki fokus social entrepreneurship (kewirausahaan sosial). Mahasiswa diberikan kesempatan mencari pengalaman di lapangan secara langsung ke daerah prioritas yaitu daerah pascabencana, daerah kantong-kantong kemiskinan, daerah Komunitas Adat Terpencil (KAT) di seluruh nusantara," kata Mensos.

Program Pejuang Muda adalah laboratorium sosial bagi para mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu dan pengetahuannya untuk memberi dampak sosial secara konkret. Melalui program setara 20 Satuan Kredit Semester (SKS) ini, mahasiswa akan ditantang untuk belajar dari warga sekaligus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, pemuka masayarakat, tokoh agama setempat serta seluruh stakeholder penggerak sosial di daerah.

Dalam program ini, mahasiswa berperan sebagai agen perubahan sosial, melalui kegiatan pemetaan masalah, identifikasi alternatif solusi, formulasi solusi terbaik, perencanaan sumber daya dan capaian, pengerahan peran serta elemen masyarakat, implementasi dan pelaporan serta pengukuran dampak.

"Mahasiswa juga bisa mengikuti kategori program sesuai jurusan atau isu yang menarik baginya antara lain isu Pengembangan Program Bantuan Sosial, Pemberdayaan Fakir Miskin dan Lansia, Pola Hidup Sehat dan Kesehatan Lingkungan, dan Fasilitas untuk Kepentingan Umum," katanya. (tian)

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Selasa, 7 Desember 2021 8:1
Pentingnya Data Dalam Proses Pembangunan Daerah
DATA menjadi bagian terpenting dalam kehidupan sehari-hari. Dari adanya data, seseorang dapat mengetahui beberapa informasi yang diinginkan. Seperti halnya dalam proses melaksanakan pembangunan. Pembangunan akan berjalan baik apabila didasari dengan ketersediaan data yang benar dan up-to-date. Data sendiri memiliki artian yakni sekumpulan informasi dari suatu hal yang diperoleh melalui pengamatan atau juga pencarian kesumber-sumber tertentu.

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan