Home Papua Tengah Bupati Dogiyai Dinilai Tak Mampu Selesaikan Persoalan Daerah

Bupati Dogiyai Dinilai Tak Mampu Selesaikan Persoalan Daerah

suroso  Rabu, 24 Nopember 2021 1:26 WIT
Bupati Dogiyai Dinilai Tak Mampu Selesaikan Persoalan Daerah

NABIRE - Bupati Dogiyai Yakubus Dumupa dinilai tidak mampu selesaikan persoalan di daerahnya tetapi hanya mampu menyelesaikan persoalan pribadi. Karena tak mampu menyelesaikan pemalangam kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD)  Dogiyai yang berlangsung cukup lama hingga kini,  tetapi hanya mampu menyelesaikan masalah pribadi, membayar denda pemakaman simpanannya dengan nilai milyar. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kabupaten Dogiyai, Yoseph Minai di Nabire, Minggu (21/11) mengatakan masalah pemasangan kantor BPKD yang sudah berlarut panjang karena Bupati Dogiyai Yakubus Dumupa tidak menyelesaikan tuntutan masyarakat yang memasang kantor sehingga dapat dinilai tidak mampu mengurus daerah. Tetapi ternyata hanya mampu menyelesaikan urusan pribadinya. Masalah tuntutan dari keluarga korban itu urusan pribadi. 

Legislatif ini menilai, Bupati Dumapa arogan dengan tidak mau menyelesaikan persoalan di daerah yang ikut memengaruhi kepentingan seluruh aparat sipil negara (ASN) termasuk gaji SSN yang sudah lama. Bupati tidak mau membayar tuntutan masyarakat khususnya pelaku palang kantor BPKD Dogiyai yang nilainya tidak lebih dari Rp 400 juta. Tetapi karena arogannya Bupati Yakubus Dumapa mampu membayar denda dengan nilai milyar rupiah.

Lewat kesediaan Bupati Dumapa untuk membayar denda kepada keluarga simpanannya sementara tuntutan pemalangan kantor pemerintah di daerahnya ini,  Minai menilai Dumapa hanya mampu mengurus diri tetapi tidak mampu mengurus daerahnya sebagai bupati.

Oleh sebab itu,  selaku wakil rakyat mengatakan kalau tidak mampu mengurus daerah dan hanya mampu mengurus pribadi, sebaiknya mundur dari jabatan bupati supaya masyarakat bersama pemerintah mencari dan menunjuk seorang bupati. Apalagi sisa masa jatah hanya tinggal beberapa bulan sehingga mundur saja sehingga pemerintah menunjuk caretaker yang mampu mengurus daerah dan menangani pembangunan. (ans) 

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan