Home Papua Tengah DPRD Dogiyai Sesalkan Tindakan Penutupan Pintu Sidang

DPRD Dogiyai Sesalkan Tindakan Penutupan Pintu Sidang

suroso  Selasa, 7 Desember 2021 17:7 WIT
DPRD Dogiyai Sesalkan Tindakan Penutupan Pintu Sidang

NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai sesalkan tindakan penutupan pintu masuk ruang sidang paripurna oleh oknum-oknum masyarakat pemilik gedung Aula Kingmi Papua di Digikotu, Moanemani sebagai tempat digelarnya sidang paripuna dewan. Akibatnya, terpaksa DPRD tidak menggelar sidang paripurna untuk pembahasan lanjutan laporan keterangan pertanggungjawaban bupati tingkat internal dewan, Jumat (26/11/21) lalu di Digikotu, Moanemani.

Anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, Yospeh Minai di Nabire, Sabtu (27/11) mengatakan, dirinya sesalkan tindakan oknum-oknum masyarakat pemilik gedung yang menutup pintu-pintu masuk ruang sidang paripurma DPRD di Digikotu. Tindakan oknum-oknum tersebut dicurigai ada yang memberi perintah.

Menurut Yoseph Minai, aksi tindakan oknum-oknum tersebut disaksikan juga aparat yang bertugas di tempat dan DPRD Dogiyai sudah melaporkan kejadiannya ke Polsek Kamu. Karena, penutupan dilakukan sebelum sidang paripurna dilaksanakan.

Minai menambahkan, anggota dewan sesalkan tindakan oknum-oknum masyarakat atas perintah Bupati Dogiyai, karena masih ada dua agenda yang belum slesai yakni penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun anggaran 2021 dan penetapan APBD tahun anggaran 2022.

Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, DPRD Dogiyai agak ngotot dengan LKPJ Bupati tahun anggaran 2021 karena ingin transparan dan terbuka kepada masyarakat agar pengelolaan dan kepemimpinan di Kabupaten Dogiyai transparan diketahui masyarakat.

Ia menambahkan, anggota dewan berjuang mempertanyakan LKPJ Bupati hingga ke Jayapura, DPRD tidak mengejar uang dan proyek tetapi karena dewan menghendaki kegiatan dan pelaporan kegiatannya harus terbuka dan transparan sehingga dapat diterima oleh masyarakat yang merasakan pembangunan di daerah. DPRD Dogiyai tidak mengejar uang dan proyek sampai ke Jayapura tetapi DPRD hanya menuntut keterbukaan Bupati kepada rakyatnya. (ans)

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Senin, 3 Januari 2022 1:11
Catatan akhir 2021 : Semoga Nabire Berbenah Diri di Tahun 2022 Nanti
Kabupaten Nabire, Papua, sudah berumur 25 Tahun, tepatnya pada tanggal 28 Desember 2121 kemarin. Namun sebelumnya Kabupaten ini berdiri sejak Tahun 1966 silam dengan nama Kabupaten Paniai hingga dimekarkan pada 25 Tahun silam dengan nama Nabire.

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan