Home Nabire HIV/AIDS di Nabire Tinggi Lantaran Ada Data Warga Kabupaten Lain

HIV/AIDS di Nabire Tinggi Lantaran Ada Data Warga Kabupaten Lain

suroso  Selasa, 7 Desember 2021 18:48 WIT
HIV/AIDS di Nabire Tinggi Lantaran Ada Data Warga Kabupaten Lain

NABIRE – Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Nabire, melalui penanggung jawab HIV/AIDS, Fenny Tobing mengatakan, jumlah kasus HIV/AIDS masih tinggi di daerah ini. Jumlah itu berada di angka 8.640 orang yang terdiri dari HIV sebanyak 3.442 dan AIDS sebanyak 5198, sedangkan meninggal sebanyak 466 orang.

“Kasus masih tinggi di Nabire jika dibandingkan dengan kabupaten sekitar di wilayah Papua,” kata Tobing pada Jumat (3/12/21).

Dari jumlah tersebut, menurutnya, bukan hanya penduduk ber-KTP Nabire. Namun sebagian dari kabupaten lain seperti Dogiyai, Deyai, Teluk Wondama dan beberapa kabupaten lainnya yang datang dan berobat di Nabire. Akan tetapi selama ini belum ada bantuan atau keterlibatan Pemda lain (Kabupaten yang warganya berobat di Nabire) untuk bersama-sama menangani kasus di Nabire, walaupun warganya dilayani Dinkes Nabire.

“Warga yang bukan Nabire datang berobat di sini, tapi belum ada dukungan dari Pemkabnya. Jadi semua Nabire yang tanggung,” ujarnya.

Selama ini, kata dia, semua layanan kesehatan (Yankes) yang tersebar di Nabire melaksanakan tes HIV/AIDS. Namun sementara ini yang melaksanakan tes, pengobatan, dukungan dan pendampingan terhadap Odha/Odhiv baru 7 layanan. Yaitu RSUD, Puskesmas Karang Mulia, Puskesmas Karang Tumaritis, Puskesmas Nabire Kota, Puskesmas Samabusa, Puskesmas Bumiwonorejo dan Klinik St Rafael. 

Sementara upaya yang dilakukan Dinkes Nabire saat ini adalah pemberdayaan masyarakat melalui tokoh masyarakat dan tokoh agama. Serta membangun kerjasama dengan OPD yang terkait dalam KPA Kabupaten Nabire. KPA pusat dilebur dalam Kemenkes, KPA provinsi baru mengalami perombakan tetapi belum ada surat edaran ke Kabupaten Nabire. KPA Nabire sendiri perlu ditinjau kembali dan dibangun lagi keterlibatannya dalam penanggulangan HIV/AIDS di Nabire.

“Tapi layanan dari Dinkes dan Yankes masih tetap berjalan sesuai programnya masing-masing,” kata Tobing.

Tobing mengungkapkan, walaupun dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki, baik melalui dana Otsus, APBD maupun APBN, pihaknya terus memberikan pelayanan kepada ODHA. Beberapa program diantaranya layanan tiap tiga bulan sekali di tempat-tempat beresiko seperti cafe dan bar.  Sosialisasi, tawarkan dan tes HIV bukan saja kepada semua pasien yang berobat di Puskesmas. Tetapi juga kepada komunitas-komunitas yang tersebar di masyarakat. Juga dilakukan pemeriksaan atau tes HIV untuk ibu hamil.

Tujuan pemeriksaan kepada ibu hamil adalah untuk menyelamatkan generasi emas berikutnya. Jika sejak dini ibu Hamil yang positif HIV diobati dengan ARV (Anti Retro Viral) maka diharapkan bayi yang dilahirkan tidak tertular. 

“Ini program yang terus menerus kami jalankan untuk kelompok beresiko,” Pungkasmya. (tian)

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Senin, 3 Januari 2022 1:11
Catatan akhir 2021 : Semoga Nabire Berbenah Diri di Tahun 2022 Nanti
Kabupaten Nabire, Papua, sudah berumur 25 Tahun, tepatnya pada tanggal 28 Desember 2121 kemarin. Namun sebelumnya Kabupaten ini berdiri sejak Tahun 1966 silam dengan nama Kabupaten Paniai hingga dimekarkan pada 25 Tahun silam dengan nama Nabire.

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan