Home Nabire Bupati Mesak : Nabire Mencatat Banyak Sejarah

Bupati Mesak : Nabire Mencatat Banyak Sejarah

suroso  Selasa, 7 Desember 2021 18:50 WIT
Bupati Mesak : Nabire Mencatat Banyak Sejarah

NABIRE – Bupati Nabire, Mesak Magai menilai Nabire itu mencatat banyak sejarah yang bisa bergema di Papua bahkan Indonesia. Oleh sebab itu, diharapkan tidak ada tambahan sejarah baru selama kepemimpinan Mesak Magai-Ismail Djamaluddin.

Bupati Mesak dalam sambutannya saat Syukuran Relawan Nusantara atas terpilih dan dilantiknya Mesak Magay - Ismail Djamaluddin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nabire yang digelar di Kampung Bumi Raya, Sabtu (4/12) mengatakan, Nabire ini mencatat banyak sejarah.

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) ini membeberkan catatan sejarah terbesar di Kabupaten Nabire, terbaru adalah pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nabire dengan mencatat lima kali pemungutan suara. Pemungutan suara pertama, 9 Desember 2020, hari pemungutan suara Pilkada Serentak. Pasca Pilkada serentak, masih ada pemungutan suara ulang (PSU). Hasilnya sengketa di MK dan MK memutuskan pemungutan suara ulang (PSU) seluruh tempat pemungutan suara (TPS). Pasca PSU masih ada lagi dua kali PSU di beberapa TPS sehingga Pilkada Serentak di Kabupaten Nabire tercatat 5 kali pemungutan suara, sehingga Pilkada Nabire merupakan Pilkada terpanjang.

Mantan Wakil Bupati Nabire ini menambahkan, selain Nabire mencatat sejarah dengan Pilkada terpanjang, Nabire juga mencatat gempa terbesar juga terjadi di Nabire. Tak Cuma itu, pembakaran kantor DPRD bersamaan dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) oleh masyarakat juga terjadi Nabire. Sejarah juga mencatat, bendera Bintang Kejora juga berkibar selama setahun di Nabire.

Bupati Mesak berharap , Nabire sudah mencatat banyak sejarah sehingga pada masa-masa mendatang diharapkan tidak terjadi lagi catatan sejarah seperti itu.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Nabire ini menyentil, pengurangan daftar pemilih tetap (DPT) yang terjadi usai sengketa di Mahkamah Konstitusi lalu tidak terulang lagi di Nabire. Hal itu terjadi karena ada kepentingan penguasa dan penyelenggara sehingga ke depan tidak terjadi lagi praktek-praktek seperti itu. “Saya berharap supaya semua kembali patuh kepada aturan,” pintanya. (ans)

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Senin, 3 Januari 2022 1:11
Catatan akhir 2021 : Semoga Nabire Berbenah Diri di Tahun 2022 Nanti
Kabupaten Nabire, Papua, sudah berumur 25 Tahun, tepatnya pada tanggal 28 Desember 2121 kemarin. Namun sebelumnya Kabupaten ini berdiri sejak Tahun 1966 silam dengan nama Kabupaten Paniai hingga dimekarkan pada 25 Tahun silam dengan nama Nabire.

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan