Home SEREMONIAL Keluarga Besar Warga Lorong Buntu Rayakan Kelahiran Sang Juruslamat

Keluarga Besar Warga Lorong Buntu Rayakan Kelahiran Sang Juruslamat

suroso  Senin, 13 Desember 2021 15:14 WIT
Keluarga Besar Warga Lorong Buntu Rayakan Kelahiran Sang Juruslamat

NABIRE - Keluarga besar warga Lorong Buntu, Jalan Palem Malompo Bawah, merayakan kelahiran Sang Juruslamat, Sabtu (11/12/21) malam kemarin. Perayaan dihadiri sekitar 300an warga.

Ketua Panitia, Markus Mangalik dan Koordinator Lorong Buntu, Marten Mandoro, ST, MM, dalam rilisnya mengatakan, acara yang digelar dalam rangka merayakan hari kelahiran Sang Juruslamat dan penebus dosa umat manusia. Oleh sebab itu, kata dia, dengan penuh suka cita warga Lorong Buntu mengadakan natal bersama warga dan mantan penghuni Lorong Buntu.

Perayaan dibawah sorotan tema “Cinta kasih Kristus yang menggerakkan persaudaraan” dan sub tema “Dengan perayaan Natal keluarga besar Lorong Buntu Malompo Bawah hanya kasih Kristus menjadi dasar terjalinnya persaudaraan serta kekeluargaan.” (papuapos nabire)

suroso  Rabu, 15 Mei 2024 16:13
REKRUITMEN POLITIK DI TANAH PAPUA
Tentu kita semua ketahui bersama bahwa Rekruitmen Politik untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan pemilihan kepala daerah. Untuk Papua tentu harus mendasari dengan ketentuan Pasal 28 ayat 3 dan 4 UU No 21 tahun 2001 jo UU No 2 tahun 2021 untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah,Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan pemilihan kepala daerah.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan