Home Nabire Pasca Demo, John NR Gobai Temui Kepala Satker BBPJN XVIII

Pasca Demo, John NR Gobai Temui Kepala Satker BBPJN XVIII

suroso  Selasa, 18 Januari 2022 10:15 WIT
Pasca Demo, John NR Gobai Temui Kepala Satker BBPJN XVIII

NABIRE – Aksi unjuk rasa dan pemalangan Kantor Satker Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XVIII Jayapura di Nabire, yang dilakukan oleh pengusaha jasa dan konstruksi Orang Asli Papua (OAP) mendapat perhatian dari Legislator Papua, John NR Gobai.

John NR Gobai, Senin (17/01/22) telah menemui Kepala BBPJN Wilayah XVIII Jayapura, Edu Sasari. Kedatangannya dalam rangka menyampaikan aspirasi dari para kontraktor OAP di Nabire.

“Saya dapat informasi dari Nabire bahwa ada pemalangan yang dilakukan oleh kontraktor OAP terhadap Kantor Satker. Jadi saya ingin ketemu Ka Satker untuk sampaikan aspirasi dan berdiskusi,” ujar Gobai usai menemui Kepala Satker, Edu Sasarari, Senin (17/01/22).

Dikatakan, Kepala BBPJN XVIII Jayapura dalam pertemuan tersebut mengatakan beberapa hal. Pertama, lelang pekerjaan dilakukan di Balai Pengadaan Barang dan Jasa (BP2JK), bukan di Balai Jalan dan Jembatan Nasional.

Kedua, 9 paket pekerjaan yang disampaikan oleh pengusaha OAP itu belum dilelang. Sehingga keliru jika disampaikan Kepala Balai berbohong.

Ketiga, semua proses lelang dilakukan di BP2JK atau Balai Pengadaan barang dan jasa konstruksi silahkan diikuti.

Keempat, Kepala BBPJN XVIII Jayapura meminta untuk berita diklarifikasi.

“Ini yang tadi disampaikan kepada saya,” kata Gobai menjelaskan.

Untuk itu, atas nama pengusaha OAP di Nabire Gobai menyampaikan permohonan maaf atas berbagai pemberitaan baik di media massa maupun media sosial atas kejadian tersebut.

Gobai juga meminta dukungan Kepala Balai agar 9 paket pekerjaan yang disampaikan dapat diberikan kepada pengusaha OAP di Nabire. Dengan catatan bahwa harus mengikuti lelang di BP2JK.

“Saya sampaikan permohonan maaf atas nama pengusaha OAP di Nabire kepada Kepala Satker. Lalu saya juga minta dukungan beliau untuk memperhatikan pengusaha OAP di Nabire. Tapi mohon perhatian dan prioritas kepada mereka Pengusaha Konstruksi OAP dan 9 paket itu diprioritaskan untuk mereka (pengusaha OAP) di Nabire,” pungkasnya.

Sebelumnya, puluhan pengusaha OAP di Nabire pada Selasa (11/01/22) lalu telah melakukan pemalangan di Kantor Satker Bina Marga Nabire. Hingga berita ini diturunkan, informasi yang diperoleh bahwa pemalangan masih dilakukan hingga menunggu kejelasan dari Kepala Satker. (tian)

suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
*) Oleh : Akbar Muram Dani, S.IP.*
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
PAW Anggota KPU Deiyai, Dilantik
suroso  Selasa, 22 Maret 2022 23:11
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan