Home Papua Tengah DPRD Dogiyai Setujui Pemda Bebaskan Lahan PLN di Deiyai

DPRD Dogiyai Setujui Pemda Bebaskan Lahan PLN di Deiyai

suroso  Senin, 7 Februari 2022 9:45 WIT
DPRD Dogiyai Setujui Pemda Bebaskan Lahan PLN di Deiyai

NABIRE - Anggota DPRD pada Komisi II Kabupaten Dogiyai, Ernes Yusak Tebay  mengaku sangat setuju adanya pembebasan lahan bagi PT. PLN di Kabupaten Deiyai sesuai hasil kesepakatan tiga bupati yakni, Bupati Dogiyai, Deiyai dan Paniai.

Sebab pembebasan lahan yang dimaksud guna pembangunan gedung dan penambahan mesin pembangkit listrik bagi kepentingan masyarakat dan pemerintah yang ada di 3 kabupaten. Dan penerangan listrik merupakan pelayanan umum yang langsung menyentuh rakyat.

Sehingga selaku wakil rakyat dirinya sangat mendukung dan setuju dan meminta agar 3 bupati secepatnya duduk bersama guna menyelesaikan tanah yang dimaksud kepada pemilik hak ulayat. Dan selanjutnya bisa digunakan oleh PT. PLN dan kedepan ada pelayanan listrik bagi masyarakat 3 kabupaten.

“Hari ini boleh kita katakan listrik sudah menyala dengan sistim 24 jam di Kabupaten Dogiyai, Deiyai dan Paniai.  Tetapi kita juga harus ingat bahwa bagi masyarakat yang tinggalnya di distrik dan kampung terjauh belum disentuh pelayanan penerangan listrik,” ujar Ernes Yusak Tebay kepada Papuapos Nabire, Minggu (6/2/22).

Ditambakan, selaku wakil rakyat meminta agar Bupati Dogiyai punya kontribusi soal pelayanan kepada masyarakat. Karena penerangan listrik merupakan kebutuhan pokok bagi masayarakat yang harus dijawab oleh pemerintah melalui pembebasan tanah yang ada di Kabupaten Deiyai.  Sehingga kedepan pelayanan bisa terjangkau hingga ke distrik dan kampung terjauh.

Untuk itu selaku anggota DPRD pada Komisi II yang mempunyai mitra kerja PT. PLN, mengharapkan persoalan pembebasan tanah tidak lagi dengan kata-kata. Tetapi harus direalisaikan agar kedepan PT. PLN bisa melayani seluruh masyarakat 3 kabupaten dengan penerangan listrik.

Sebab dengan pelayanan listrik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Dogiyai, Deiyai dan Paniai, sudah sebagai bukti nyata hadirnya pemerintah memberikan pelayanan umum yang langsung dirasahkan hasilnya oleh masyarakat. (des)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan