Home Papua Tengah Perkantoran di Deiyai Masih Sepi-Sepi Saja

Perkantoran di Deiyai Masih Sepi-Sepi Saja

suroso  Selasa, 22 Februari 2022 9:29 WIT
Perkantoran di Deiyai Masih Sepi-Sepi Saja

DEIYAI - Semua Perkantoran di Kabupaten Deiyai, tidak berjalan maksimal alias masih sepi, dan situasi ini santer dibahas khalayak umum. Media sosial seperti WhatsApp dan Facebook rupanya menjadi pilihan warga membuahbibirkan kondisi belakangan perkantoran di Deiyai. 

Satu dari sekian banyak nitizen, Yanpit Kotouki cuitan diakun facebooknya merilis, Kantor Bupati Deiyai sunyi. Beberapa ruang dicungkil, termasuk ruang bupati. ATK kantor habis. Senin (21/2/22).

Sementara Ketua Komisi A, DPRD Kabupaten Deiyai, Hendrik Onesmus Madai membenarkan kondisi tersebut. Dia mengatakan, memang dua bulan belakangan aktifitas pelayanan kantor di Deiyai macet, lantaran semua perkantoran sepi. Bahkan ada perkontoran yang telah digembok.

“Memang begitu tetapi ada ASN yang tetap masuk kantor juga tidak seberapa, bisa dihitung dengan jari,” akunya melalui telepon selulernya, dari Waghete, Senin (21/2/22). 

Ones amati, rata-rata ASN di setiap kantor baik dinas maupun badan tidak masuk kantor seperti sedia kala. Hanya sedikit yang masuk kantor sehingga kondisi umumnya kegiatan pelayanan di kantor masih sepi. 

“ASN yang datang itu juga orang yang rajin masuk kantor kemudian bisa buka pintu kantornya,” ujar Ones lagi.

Lantaran itu, Ones mengaku, pihaknya sudah menyampaikan kondisi memilukan tersebut dalam rapat-rapat resmi bersama Bupati Deiyai dan jajarannya,  saat sidang pembahasan RAPBD Deiyai tahun 2022 beberapa waktu lalu. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda optimalisasi pelayanan di kantor.

“Kondisi itu saya dengan teman-teman DPRD sudah disampaikan kepada bupati dan pimpinan OPD. Namun belum juga ada tanda-tanda optimalisasi pelayanan di kantor,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Deiyai, Naftali Magai mengaku, kantor wakil rakyat pun jarang dibuka dikarenakan petugas buka tutup kantor jarang datang ke kantor. 

“Kami kalau ke kantor, anggota DPRD Deiyai harus berdiri di luar kantor DPRD hingga kembali karena pintu kantor tak kunjung dibuka oleh petugas pemegang kunci,” akunya polos.

Dipinta Naftali Magai agar Sekda Deiyai menegaskan kembali pentingnya disiplin aparatur sipil negara agar mereka aktif masuk kantor. Sehingga masyakat Deiyai memperoleh pelayanan maksimal dan efektif. Apalagi, perkantoran yang jarang ditempati juga membuat rumput di sekitarnya semakin hari semakin tinggai dan membuat pemandangan kurang elok.

“Kalau ada persoalan di internal masing-masing kantor, segera diatasi supaya masyarakat Deiyai memperoleh pelayanan. Perlu diingat, kantor itu ibarat kebun para ASN, kebun kami. Saya meminta agar Bupati Deiyai dan Sekda segera mengingatkan para ASN masuk kantor agar masyarakat memperoleh pelayanan dengan baik,” tandasnya. (eby)

suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
DPRD Dogiyai Tunda Undang Eksekutif
suroso  Selasa, 5 April 2022 19:9
Plt. Sekda Pimpin Apel Pagi Di Satpol PP
suroso  Jumat, 1 April 2022 0:6
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan