Home Nabire Tahun Depan, Nenas Produk Unggulan Bumi Mulia dan Karadiri

Tahun Depan, Nenas Produk Unggulan Bumi Mulia dan Karadiri

suroso  Selasa, 24 Mei 2022 9:37 WIT
Tahun Depan, Nenas Produk Unggulan Bumi Mulia dan Karadiri

NABIRE – Mulai tahun depan (2023), Dinas Pertanian Kabupaten Nabire akan menjadikan nenas sebagai produk unggulan di Kampung Bumi Mulia (SP C) dan Karadiri. Lewat program ini, hasil olahan nenas akan menjadi sebuah produk unggulan dari daerah ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, Sumardi A dalam sambutan pembukaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Penyuluh Pertanian Distrik dan Kelurahan/Kampung yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian Nabire, Senin (23/5/22) mengatakan, tahun ini kita melaksanakan program yang disusun dan disiapkan oleh pemerintah sebelumnya. Oleh karena itu, mulai tahun depan, kita akan kembangkan nenas sebagai produk unggulan di Kampung Bumi Mulia dan Karadiri.

Sumardi menambahkan, lewat program unggulan ini, kita berharap pengolahan dari Nenas akan menjadi satu produk unggulan dari Nabire. Karena, ketika lapangan terbang Karadiri sudah jadi, aka nada banyak peluang usaha yang terbuka seperti adanya homestay, hotel dan tempat hiburan.

Oleh sebab itu, ketika terbukanya bidang-bidang usaha lain yang muncul ketika lapangan terbang Karadiri jadi, produk petani kita berupa nenas dengan olahannya menjadi produk unggulan daerah.

Dalam kesempatan itu, Plt Kadin Pertanian ini mengajak penyuluh pertanian di daerah agar dapat mengembangkan daya-daya kreasi untuk membangun dan meningkatkan produk petani di masing-masing wilayah kerja. Lewat daya cipta kreasi, penyuluh pertanian di daerah akan berperan dalam mencari terobosan teknologi pertanian dan memacu adanya produk-produk unggulan.

Sumardi mengajak, hendaknya tidak selalu berkaca dari pengalaman lalu, tetapi hendaknya menatap ke depan. Karena, ketika berkaca dari pengalaman yang ada, tidak aka nada inovasi dan cipta kreasi baru. Tetapi ketika menatap ke depan, kita akan berpikir bagaimana perkembangan ke depan sehingga mendorong kita untuk menciptakan inovasi dan kreasi-kreasi yang baru demi pembangun pertanian.

Dalam sambutannya, Sumardi mencontoh, gagasan inovasi yang dikembangkan seorang penyuluh di Kabupaten Merauke untuk mencari inovasi baru dalam meningkatkan kualitas beras dari kota rusa ini agar dapat menjual ke luar dari kota Tertimur Nusantara ini. Kualitas beras dari Merauke pada awal-awal sama dengan apa yang dialmi dengan beras hasil produksi petani Nabire. Tetapi, seorang penyuluh menemukan inovasi, ternyata kualitas proses pengeringan yang kurang bagus. Sekarang, beras dari Merauke laku dan berhasil menjual ke luar daerah.

Oleh karena itu, Sumardi mengajak para penyuluh di daerah ini juga mengembangkan inovasi dan kreatitas di dalam merangsang peningkatan produktifitas pertanian di daerah ini. (ans)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
DPRD Dogiyai Tunda Undang Eksekutif
suroso  Selasa, 5 April 2022 19:9
Plt. Sekda Pimpin Apel Pagi Di Satpol PP
suroso  Jumat, 1 April 2022 0:6
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan