Home Pemda Deiyai Tim Pembasmi Miras Tanam Papan Pengumuman Larangan Penyakit Sosial

Tim Pembasmi Miras Tanam Papan Pengumuman Larangan Penyakit Sosial

suroso  Jumat, 3 Juni 2022 9:24 WIT
Tim Pembasmi Miras Tanam Papan Pengumuman Larangan Penyakit Sosial

DEIYAI - Tim pembasmi penyakit sosial, Miras, judi rolex, dadu, bola guling di Distrik Tigi, telah tanam papan pengumuman yang bertuliskan ”Anda memasuki kawasan larang Miras, dadu, Rolex,” di batas wilayah antara Distrik Tigi dengan distrik lain di dalam wilayah Kabupaten Deiyai.

Salah satu tujuan tanam papan pengumuman berbahan besi itu, agar masyarakat dapat mengetahui kesepakatan bersama yang telah dibuat masyarakat adat dengan pemerintah distrik tentang pelarangan Miras dan beberapa jenis penyakit sosial lainnya. Dengan pasangnya papan pengumuman ini, agar oknum yang tidak bertanggung, secara tidak sadar bisa  melanggar keputusan yang telah disepakati bersama berdasarkan aturan adat, tetang pelarangan penyakit sosial yang diberlakukan di wilayah Kabupaten Deiyai maka sangat penting untuk di pasangkan papan pengumuman ini. 

Koordinator tim pembasmi Miras di Tigi Deiyai, Tino Mote, mengatakan, kita sudah larang peredaraan Miras maupun jenis penyakit sosial lainnya di wilayah Distrik Tigi maupun wilayah distrik lainnya, di Deiyai. Mengingat kedepan ada oknum tidak bertanggung jawab, bisa lupa, langgar aturan larangan tentang peredaraan Miras maupun jenis penyakit sosial lainnya. 

Oleh karena itu, menurutnya, papan pengumuman yang ditanam merupakan sebuah pengingat kepada masyarakat. Agar masyarakat tidak lupa tentang larangan penjualan Miras maupun jenis penyakit sosial yang telah ditetapkan di wilayah Deiyai.     

“Siapa pun yang datang di wilayah kami, pasti akan melihat papan pengumuman larangan yang dpasang di pinggir jalan raya.  Setelah lihat, baca tulisan larangan di papan pengumuman, pasti akan teringat tentang larangan yang ditetapkan di wilayah Tigi ini. Sangat penting tanam papan pengumuman tentang larangan peredaraan Miras dan jenis lainnya di wilayah Deiyai,” ungkapnya. 

Dia juga mengharapkan semua warga Deiyai dapat memperhatikan larangan yang telah disepakati dan ditetapkan bersama.  Dan dapat terus mengawasi di lingkungan dan wilayah masing–masing agar kondisi Deiyai aman, damai, sesuai harapan semua. (hbb)   


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan