Home Pemda Deiyai Guru Formasi CPNS 2018 Diktempatkan Hanya di 4 Sekolah, Kadis Pendidikan Bongkar Ratakan di Sejumlah Sekolah

Guru Formasi CPNS 2018 Diktempatkan Hanya di 4 Sekolah, Kadis Pendidikan Bongkar Ratakan di Sejumlah Sekolah

suroso  Selasa, 7 Juni 2022 7:31 WIT
Guru Formasi CPNS 2018 Diktempatkan Hanya di 4 Sekolah, Kadis Pendidikan Bongkar Ratakan di Sejumlah Sekolah

DEIYAI – Formasi CPNS tahun 2018 Kabupaten Deiyai yang telah dinyatakan lulus tes CPNS sebanyak 501 CPNS. Dari sekian banyak CPNS yang dinyatakan lulus, sekitar 20 lebih orang CPNS adalah dari tenaga guru. 

Sesuai dengan SK CPNS yang telah diterima, puluhan orang tenaga guru CPNS telah ditempatkan hanya di 4 sekolah, diantaranya 2 SMP dan 2 SD.  Kondisi demikian, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai, Nataniel Pekey, S.Pd, kurang menerima dengan penempatan tenaga guru CPNS itu. Dengan melakukan pembongkaran tenaga guru, langsung menempatkan lagi di sejumlah sekolah SD dan SMP yang ada di wilayah Kabupaten Deiyai.   

“Saya langsung bongkar ratakan tenaga guru pada sejumlah sekolah SD dari 56 SD dan sebanyak 11 SMP yang ada di Deiyai.  Karena kekurangan tenaga guru, bukan hanya di 4 sekolah itu saja tetapi hampir semua sekolah SD dan SMP yang ada.  Walaupun masih kekurangan tenaga guru namun dari tenaga guru yang ada telah dibagikan ke sejumlah sekolah SD, SMP yang ada di wilayah Deiyai,” kata Kadis Pendidikan kepada media ini, kemarin. 

Dikatakan, setelah mendengar dan melihat sejumlah tenaga guru ditempatkan hanya di 4 sekolah, dirinya langsung koordinasikan ke BKD untuk merubah SK penempatan para guru.  Langsung merubah SK penempatan, langsung menempatkan sejumlah tenaga guru pada sejumlah sekolah.    

“Terjadi penempatan guru hanya di 4 sekolah, hanya karena BKD kurang koordinasi dengan dinas pendidikan.  Langkah yang bagusnya, sebelum memberikan SK CPNS atau SK penempatan, seharusnya BKD koordinasi dengan dinas pendidikan dulu.  Tetapi waktu itu masih dirahasiakan BKD, sehingga jadi telah terjadi seperti itu.  Tetapi sekarang saya sudah rombak ratakan penempatan tenaga guru pada sejumlah sekolah SD dan SMP yang ada di Deiyai,” katanya.

Lebih jauh dia menjelaskan, upaya pemenuhan kekurangan tenaga guru, tanggungg jawab pemerintah daerah.  Namun dibutuhkan dukungan dan partisipasi dari semua pihak karena membangun dunia pendidikan gampang-gampang susah.  Maka dalam hal memajukan dunia pendidikan, selain menyediakan tenaga guru, sangat dibutuhkan dukungan dan partisipasi dari semua pihak. Terutama pemerintah pusat dalam penyediaan tenaga-tenaga guru bahkan faktor penunjang pendidikan lainnya dalam memajukan dunia pendidikan di daerah.   

Kadis menambahkan, persoalan kekurangan tenaga guru bukan hanya dialami di Deiyai. Tetapi masih menjadi persoalan di dua provinsi di Tanah Papua khususnya. Sehingga masih membutuhkan tenaga guru untuk mengisi pada sejumlah sekolah SD, SMP, SLTA, yang ada di Papua. (hbb) 


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan