Home Nabire Lulusan Afirmasi Program Adem Bukan Jaminan Masuk Program Afirmasi Adik

Lulusan Afirmasi Program Adem Bukan Jaminan Masuk Program Afirmasi Adik

suroso  Kamis, 30 Juni 2022 8:26 WIT
Lulusan Afirmasi Program Adem Bukan Jaminan Masuk Program Afirmasi Adik

NABIRE - Lulusan jalur Afirmasi program Adem yang telah lulus SMA dan SMK yang berada di luar Papua, bukan menjadi jaminan untuk bisa masuk program Afirmasi Adik atau perguruan tinggi. Tetapi semunya harus melalui jalur tes lagi. Demikian dikatakan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Mesak Mofu, S,Pd, M.Pd.

Lanjutnya, kuota Program Afirmasi Adik Kabupaten Nabire tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 55 peserta. Dari 55 murid lulusan SMA dan SMK dari jalur Afirmasi Adik, tersebar di sejumlah kota studi. Dan hingga saat ini tinggal menunggu panggilan dari masing-masing Perguruan Tinggi (PT), sehingga ke-55 murid ini diwajibkan melengkapi sejumlah berkasnya.

”Kalau lulusan Afirmasi Adem 4 tahun lalu bisa saja ke program Afirmasi Adik tanpa tes. Tetapi untuk dua tahun belakangan ini, bagi lulusan program Afirmasi Adem yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui program Afirmasi Adik diwajibkan mengikuti tes masuk ke jalur Afirmasi Adik sebagai kegiatan wajib,” ujar Kepala Bidang (Kabid) GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Mesak Mofu, S.Pd, M.Pd kepada Papuapos Nabire, Rabu (29/6/22).

Sehingga bagi 55 orang yang telah dinyatakan lulus dan melengkapi berkas saat ini, semuanya lewat jalur tes yang bisa dibuktikan dengan nomor pendaftaran hingga nomor tes yang dilakukan belum lama ini.

Dengan demikian lulusan program Afirmasi Adem yang tamat di akhir tahun pelajaran 2021/2023, bukan menjadi jaminan untuk bisa masuk program Afirmasi Adik. Tetapi semuanya harus melalui jalur tes.(des)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan