Home Nabire Tiga Provinsi Baru Papua akan Dipimpin Pj Gubernur Selama Setahun

Tiga Provinsi Baru Papua akan Dipimpin Pj Gubernur Selama Setahun

suroso  Kamis, 30 Juni 2022 8:30 WIT
Tiga Provinsi Baru Papua akan Dipimpin Pj Gubernur Selama Setahun

JAKARTA - Panitia Kerja (Panja) Komisi II DPR bersama pemerintah dan DPD telah menyelesaikan sebagian besar daftar inventarisasi masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Salah satu yang sudah disepakati adalah penunjukkan penjabat (Pj) gubernur dan wakil gubernur setelah tiga provinsi baru tersebut terbentuk.

Untuk pembahasannya, Panja menggunakan DIM dari draf RUU Provinsi Papua Selatan yang kemudian disesuaikan dengan dua RUU lainnya. Ihwal Pj gubernur termaktub dalam Pasal 9 Ayat 2 DIM nomor 67 yang sudah disepakati, berbunyi; Sebelum gubernur dan wakil gubernur definitif sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilantik, Presiden mengangkat gubernur dari pegawai negeri sipil yang menduduki jabatan pejabat pimpinan tinggi madya berdasarkan usul Menteri Dalam Negeri dengan masa jabatan paling lama satu tahun.

Sementara, dalam Pasal 9 Ayat 3 menjelaskan, jika gubernur dan wakil gubernur definitif belum dilantik dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada Ayat 2, Presiden dapat mengangkat kembali penjabat gubernur untuk satu kali masa jabatan paling lama satu tahun atau menggantinya dengan penjabat lain sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Sebelum disepakati, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar sempat tak setuju dengan masa jabatan satu tahun tersebut. Padahal, DIM tersebut merupakan usulan dari pemerintah.

Ia beralasan, waktu satu tahun tak cukup bagi seorang Pj gubernur membangun provinsi baru hasil pemekaran. Sehingga Bahtiar ingin agar masa jabat posisi tersebut lebih dari satu tahun, setidaknya sampai gubernur hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) terpilih.

"Dengan segala hormat pimpinan, walaupun ini usulan pemerintah, bolehlah kami merubah ini, substansi ini jangan satu tahun, tetapi sampai dengan terpilihnya, dilantiknya gubernur yang definitif berdasarkan hasil Pilkada," ujar Bahtiar.

Panja Komisi II tak setuju dengan usulan tersebut dan tetap menyepakati masa Pj gubernur adalah selama setahun. Jika sosok yang ditunjuk tersebut menunjukkan hasil yang baik, masa jabatnya dapat diperpanjang selama setahun lagi hingga gubernur hasil Pilkada dilantik.

"Penjabat yang ditunjuk ini memiliki tanggung jawab yang berbeda dengan daerah, Pj yang dihabiskan masa (jabatnya), tugasnya khusus, itu tidak sama. Tapi samanya, siapapun yang ditunjuk di daerah manapun harus ada evaluasi," ujar Ketua Komisi II, Ahmad Doli Kurnia Tandjung. (ist)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan