Home Nabire Kembali Polisi Ungkap Kasus Curanmor Berjamaah

Kembali Polisi Ungkap Kasus Curanmor Berjamaah

suroso  Jumat, 1 Juli 2022 3:49 WIT
Kembali Polisi Ungkap Kasus Curanmor Berjamaah

NABIRE - Polisi berhasil menangkap komplotan (Jamaah) pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di Wilkum Kabupaten Nabire. Pelaku melakukan pencurian tersebut dengan modus menyasar motor yang terparkir dan tidak dikunci setang.

Kapolres Nabire yang diwakili Kasat Reskrim AKP Akhmad Alfian, S.I.K., M.H menyampaikan, aksi Curanmor tersebut terjadi pada Selasa, 22 Maret 2022. Polisi berhasil menangkap pelaku pada Senin 27 Juni 2022, bertempat di Taman Gizi, Kelurahan Oyehe, Nabire.

"Korban atas nama FL (26) warga Jalan Perintis, Kelurahan Bumi Wonorejo, Nabire kehilangan motor honda beat street warna hitam. Pelaku yang kehilangan motor tersebut langsung melapor ke Polres Nabire," ungkap Kasat Reskrim AKP Akhmad Alfian.

Waktu dan tempat kejadian disampaikan AKP Alfian, untuk motor Honda honda beat street terjadi Selasa, 22 Maret 2022 sekitar jam 23:00 WIT, bertempat di Jalan Perintis (Jembatan Kali Nabire), Kelurahan Karang Tumaritis.

Atas laporan tersebut polisi melakukan pemantauan untuk menangkap pelaku. Polisi berhasil menangkap 3 orang, yaitu FG, MFK (30) dan FU (18). Dari tangan pelaku, Polisi berhasil menemukan satu motor milik korban dan satu HP merek Oppo A15 warna biru.

"Atas Laporan Polisi (LP) tersebut tim Opsnal Satreskrim Polres Nabire melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan diketahui ada 3 (tiga) orang pelaku," ungkap AKP Alfian.

Kasat Reskrim menuturkan, Senin, 27 Juni 2022 pada jam 19.00 WIT, pihaknya berhasil menangkap 3 orang bertempat di Jalan R.E Martadinata (Taman Gizi) Kelurahan Oyehe, Nabire.

Dari pengembangan ketiga pelaku tersebut, ada tiga pelaku lagi yang bersama-sama melakukan tindak pidana Curanmor dan pemalangan di Jembatan Kali Nabire.

“Masih ada tiga pelaku masih dalam pencarian, yakni NA, YP dan RP. Ini yang sering melakukan pemalangan di Jembatan Kali Nabire,” ungkap Kasat Reskrim.(wan)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan