Home Nabire Bunda PAUD Nabire Hadiri Kunjungan Duta Besar Jepang di Papua

Bunda PAUD Nabire Hadiri Kunjungan Duta Besar Jepang di Papua

suroso  Kamis, 28 Juli 2022 8:19 WIT
Bunda PAUD Nabire Hadiri Kunjungan Duta Besar Jepang di Papua

NABIRE - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Nabire, Ny. Mince Foni Rep-rep Magai bersama Bunda PAUD Provinsi Papua, Ny. Yulce Wenda Enembe, SH, Senin (18/07/22) lalu, bertempat PAUD GIDI Anugrah Jalan Sosial Sentani Provinsi Papua, turut mengahadiri kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji ke Provinsi Papua. Kunjungan kerja dalam rangka peluncuran dukungan komprehensif untuk respons dan [emulihan pasca Covid–19 bagi anak-anak di Indonesia, terutama bagi anak usia dini di Provinsi Papua. 

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji dalam sambutannya mengatakan, dirinya sangat senang mengunjungi PAUD Anugerah GIDI di hari pertama kunjungan resmi dirinya sebagai Duta Besar Jepang ke Provinsi Papua, dan ikut dalam peluncuran proyek kemitraan PAUD atas nama Pemerintah Jepang.

Kata Kenji, dirinya tiba di Indonesia sebagai Duta Besar Jepang di tengah pandemi, pada Januari 2021. Saat itu, cukup sulit untuk bepergian ke seluruh negeri karena pembatasan sosial. Berkat upaya luar biasa yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia yang didorong oleh kerja sama internasional, termasuk dari Jepang, Indonesia berhasil mengendalikan situasi.

Lanjutnya, menanggapi pandemi COVID-19, Jepang telah mendukung Indonesia dalam berbagai cara. Pada tahap awal pandemi, Jepang menyediakan berbagai perlengkapan medis, seperti alat tes PCR, APD, dan ventilator. Dalam menghadapi krisis Delta tahun lalu, Jepang menyediakan hampir 7 juta vaksin dan 3.100 konsentrator oksigen untuk menyelamatkan nyawa orang.

Selain bantuan langsung di bidang kesehatan, Jepang juga memberikan bantuan bagi kehidupan masyarakat yang terdampak parah akibat pandemi. Proyek-proyek ini termasuk dukungan untuk perempuan penyandang disabilitas dan orang tua, peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja di tempat kerja, dan dukungan anggaran untuk pemulihan ekonomi nasional.

“Dalam upaya kami untuk mendukung Indonesia, UNICEF telah menjadi mitra yang kuat bagi Jepang dan Indonesia. Proyek ini mengurangi dampak COVID-19 pada pendidikan anak di 120 Sekolah Dasar di dua Provinsi ini. Dan baru bulan lalu, 300 lemari es vaksin, yang didanai oleh Pemerintah Jepang dan dibeli oleh UNICEF, tiba di Jakarta untuk mendukung pengembangan rantai dingin di Indonesia. Lemari es vaksin ini akan digunakan untuk mendistribusikan vaksin ke seluruh Indonesia,”tuturnya. 

“Saya ingin menyampaikan apresiasi saya atas dedikasi UNICEF untuk setiap anak di Indonesia di tengah pandemi. Dan hari ini kami meluncurkan proyek baru, membantu anak-anak kecil yang rentan pulih dari dampak COVID-19 dan menata kembali masa depan mereka. Sementara proyek  Kembali Belajar yang Aman, berfokus pada anak sekolah, proyek baru ini akan fokus pada pengembangan anak usia dini di tiga provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua,” tambah Duta Besar Jepang Kanesugi Kenji. 

Menurutnya, prioritas Jepang sangat jelas, Kami ingin mendukung orang yang paling rentan -agar tidak ada yang tertinggal. Bagi anak-anak kecil ini, pandemi telah menjadi ancaman serius untuk merampas pendidikan dan kesehatan pada tahap kritis perkembangan awal mereka. Jepang akan membantu anak-anak ini, yang akan membangun masa depan Indonesia dan dunia, sehingga mereka dapat membayangkan kembali masa depan mereka.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Papua Ny. Yulce W Enembe, SH mengatakan, Provinsi Papua membawahi 29 kabupaten kota, dengan letak geografis yang sangat luar biasa, dengan tantangan juga yang luar biasa sehingga patut di syukuri, Unicef juga bisa ikut membantu Provinsi Papua.

Selaku Bunda PAUD Provinsi Papua, juga berharap agar terus ada kerjasama. Karena dengan besatunya semua stakeholder, maka akan lebih mudah mencapai apa yang di harapkan dengan menyiapkan generasi kedepan yang lebih baik.

“Saya harap agar kedepan Unicef ada kerjasama dengan Dunda PAUD tingkat Kabupaten yang ada di Provinsi Papua,karena hanya dengan kerjasama yang baik maka tujuan kita dapat tercapai,”ungkapnya. 

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Nabire Mince Foni Rep-rep Magai kepada wartawan mengatakan, selaku Bunda PAUD Kabupaten Nabire merasa bangga dan bersyukur, karena bisa ikut mendampingi Bunda PAUD Provinsi Papua dalam rangka Kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia di Papua, untuk membangun dan bekerja sama dalam memajukan generasi-generasi emas Papua kedepan. dan dengan adanya kerjasama antara Unicef dengan Bunda PAUD ini, akan lebih terfokus kepada pelayanan pada Anak-anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Nabire. 

Dalam kunjungan Duta Besar Jepang di Provinsi Papua, Duta Besar jepang untuk Indonesia juga di menyerahkan bantuan alat permainan edukatif secarah simbolik kepada Ketua Pokja Bunda PAUD yang di saksikan Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua dan UNICEF. (cad)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan