Home Nabire Rumus Ideal Penempatan Pejabat dan ASN di Papua Tengah Berbasis Otsus

Rumus Ideal Penempatan Pejabat dan ASN di Papua Tengah Berbasis Otsus

suroso  Sabtu, 6 Agustus 2022 12:17 WIT
Rumus Ideal Penempatan Pejabat dan ASN di Papua Tengah Berbasis Otsus

NABIRE – Undang Undang Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah, beberapa waktu lalu telah disahkan. Kini menghangat perbincangan seputar penempatan pejabat dan ASN yang akan mengisi Pemerintahan Provinsi Papua Tengah. 

Salah seorang warga Kota Nabire, menyampaikan pendapatnya terkait rumus ideal penempatan pejabat dan ASN di Provinsi Papua Tengah berbasis Otsus. 

Pertama, Kemendagri menetapkan jumlah OPD dan struktur organisasinya beserta jumlah jabatan dan staf yang dibutuhkan untuk Provinsi Papua Tengah.

Kedua, dasar tersenut pada point 1, Pemerintah Provinsi Papua sebagai provinsi induk membuat analisa kebutuhan jabatan dan staf terhadap OPD-OPD yang akan dibentuk di Provinsi Papua Tengah. Disertai data ASN dari provinsi yang potensial, terutama untuk menduduki jabatan-jabatan eselon 2, sebagai bahan masukan dan kordinasi bagi Penjabat Gubernur Papua Tengah.

Ketiga, data-data calon pejabat dan staf sebagaimana point 2 di atas diutamakan ASN OAP yang berasal dari wilayah Papua Tengah, atau bukan OAP tapi lahir atau besar dan atau pernah bertugas di wilayah Papua Tengah. Yang sementara memegang jabatan dan potensial, serta memenuhi syarat pangkat golongan sesuai ketentuan yang berlaku.

Keempat, masing-masing kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah mengajukan data-dara ASN, pejabat potensial, baik eseon 2, 3, maupun 4, sesuai kuota yang telah disepakati bersama. Diutamakan ASN OAP dengan kriteria sebagaimana pada point 3. Tidak sedang memegang jabatan/non job, atau pejabat yang layak dipromosikan pada jabatan-jabatan tertentu sesuai kebutuhan. Perlu diperhatikan, jangan sampai terjadi jabatan-jabatan yang kosong akibat semua mau pindah ke provinsi. Untuk itu para bupati harus tegas dan cermat untuk mengaturnya.

Kelima, setelah semua data-data sebagaimana dimksud point 2 dan  4 terkumpul, Penjabat Gubernur dan Sekda Provinsi membentuk tim di bawah kordinasi BKD yang difasilitasi provinsi untuk membahas dan memploting semua pejabat pada jabatan-jabatan yang ada mulai dari eseon 2, 3 dan 4 di semua OPD dengan mmpertimbangkan afirmasi, syarat-syarat kepegawaian serta kebijakan-kebijakan tertentu.

Keenam, penempatan jabatan dan staf di semua OPD diusahakan ada keterwakilan dari semua kabupaten dan suku-suku yang mendiami di wilayah-wilayah kabupaten cakupan Provinsi Papua Tengah, yang tentunya mngacu pada syarat dan peraturan yang berlaku. (ros)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan